Reporter : Dewan Richardi
Batanghari, Mattanews.co – Kasus pencabulan ayah ke anak kembali terjadi, kali ini terungkap di Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi.
Kasus pencabulan anak di bawah umur ini yang terjadi selama sekitar 1,5 tahun ini, sedang ditangani Polres Batanghari Jambi.
Dalam Press Rilis di Mapolres Batanghari, Kapolres Batanghari AKBP Dwi Mulyanto didampingi Kasat Reskrim Orivan Irnanda dan Kanit PPA AIPDA Mustafa Kemal mengatakan, pencabulan anak dibawah umur yang terjadi di Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari Jambi.
Pelaku berinisial IP melakukan pencabulan terhadap anak tirinya, DG (16).
“Pelaku merupakan ayah tiri korban yang bekerja sebagai sopir,” katanya, Selasa (28/1/2020).
Dirudapaksa itu terjadi pertama kali pada bulan Mei 2018 hingga akhir tahun 2018 sebanyak delapan kali. Lalu di tahun 2019 kembali dilakukan sebanyak 11 kali dan berlanjut hingga tahun 2020.
Dalam melakukan aksi bejatnya, tidak hanya merayu korban dengan menjanjikan membelikan ponsel, pelaku juga mengancam akan menyakiti korban apabila tidak melayani nafsunya.
Pada tanggal 25 Januari 2020, korban didampingi ibu DG akhirnya melapor ke Polres Batanghari Jambi.
Setelah menerima laporan, pihak Polres Batanghari bergerak pada malam harinya untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.
IP sempat melakukan perlawanan ke petugas Polres Batanghari, namun akhirnya berhasil diciduk.
“Pelaku dapat kita kenakan pasal berlapis dengan ancaman minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun,” ucapnya.
Saat diwawancarai oleh para awak media, pelaku mengatakan, awalnya dia melihat chatting anaknya dengan teman pria DG.
“Saya lihat dia mengirim foto ‘terbuka’ ke cowoknya. Saat saya tanya dia diam saja, disitulah nafsu saya pertama kalinya timbul,” ujarnya
Selama 10 tahun membina rumah tangga dengan ibu DG, dia tidak pernah merasa kekurangan, terlebih dalam berhubungan intim.
Bahkan mereka bertiga tidur di satu ruangan, karena tidak ada ruangan lain di rumahnya.
“Jadi saya lakukan dekat istri saya. Ketahuan sama istri itu siang hari saat saya meraba tubuh anak tiri saya,” ucapnya.
Editor : Nefri














