PT Dutanusa Lestari Dukung Kerarifan Lokal Begelak atau Puja Tanah di Desa Lemedak Kabupaten Kapuas Hulu

Suasana masyrakat saat mengelar ritual adat Begelak Puja Tanah. Juamt (16/12) kemarin

MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Menghindari marabahaya yang akan timbul di Desa Lemedak Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Huklu masyarakat setempat menggelar ritual adat dayak begelak puja tanah dengan memotong 4 ekor babi dan 7 ekor ayam.

Ritual adat dayak begelak puja tanah ini masyarakat Desa Lemedak menggandeng Perusahaan Sawit PT Dutanusa Lestari anak perusahan dari Kencana Grup

Humas Kencana Grup Agus Priyanto, mengatakan kegiatan begelak atau puja tanah ini merupakan kearifan lokal adat dayak yang dibuat untuk menghindari marabahaya yang akan timbul di masyrakat setempat.

“Sebelumnya, ada warga dari Nanga Lemedak yang mengalami kesurupan atas nama Jeriswati, “cerita Agus kepada wartawan.Sabtu (17/12)

Dikatakan Agus, ketika ditanya oleh warga yang mempunyai kepandain adat Dayak yaitu Darmanto, Jeriswati yang kesurupan ini minta agar dibuatkan acara begelak puja tanah dengan memotong babi 4 ekor dan ayam 7 ekor.

“Atas peristiwa tersebut, ritual adat begelak puja tanah dilakukan oleh masyrakat Desa Nanga Lemedak hari Jum’at 16 Desember 2022 kemarin, “tutur Agus

Dijelaskan Agus, dalam hal ini pihak perusahaan PT Dutanusa Lestari mendukung dan menghargai kearifan lokal.

“Kami dari perusahaan sangat menghargai kearifal lokal yang ada. Kebetulan Desa Nanga Lemedak berada diwilayah Perusahaan PT Dutanusa Lestari, ikut membantu dalam pelaksanaan begelak tersebut,”terang Agus.

Bacaan Lainnya

Ditambahkan Agus, inilah bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat dan kearifan lokal adat Dayak Kantu Kabupaten Kapuas Hulu.

“Adat istiadat dan kerarifan lokal adat Dayak perlu dilestarikan dan itu bentuk komitmen dari perusahaan, “tadasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nanga Lembedak Yosep Dodi menerangkan Begelak adalah ritual adat yang dilaksanakan secaraa turun temurun oleh masyarakat Suku Dayak Kantu

“Ritual tersebut, untuk mengenang dan menghargai leluhur yang telah mendahului kita, “ujar Kades

Dikatakan Dodi panggilan akrab Kades, namun kegiatan begelak yang laksanakan kemarin sedikit berbeda dari kegiatan sebelumnya.

“Karena ada permintaan khusus dari makluk yang masuk ke tubuh Jesriyanti, “terang Dodi

Menurut Dodi, masyarakat dayak sangat menyakini dan menghargai bahwa leluhur kami masih sangat dekat dengan warganya.

“Permintaan khususnya kemarin adalah babi 4 ekor dan beratnya tidak boleh dibawah 15 kilo, ayam 7 ekor dan harus hitam, 2 ayam jantan dan 5 ayam betina, “bebernya

Lanjut Kades, ritual adat ini dan prosesnya pun sedikit berbeda terutama dari cara penyajiannya yaitu semua binatang di simpan langsung ke tanah hanya beralaskan daun saja.

“Masyarakt kita, sangat merasakan kehadiran para leluhur saat melakukan ritual tersebut, “tadasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait