MATTANEWS.CO, CIAMIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis mengumumkan pada tanggal 31 Agustus 2021 mendatang akan diberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seluruh sekolah dari tingkat SD sampai SMA di Ciamis.
Asep Epul selaku Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Ciamis mengatakan, sesuai dari yang disampaikan Bupati Ciamis, bahwa mulai hari ini sampai sepekan ke depan diperpanjang pembelajaran daring.
“Kenapa diperpanjang sepekan? Supaya pihak sekolah persiapan untuk menyambut PTM minggu depan,” ujarnya kepada Mattanews.co saat diwawancarai di kantornya, Senin (24/8/2021).
Selanjutnya, ia mengatakan pihak sekolah harus membenahi kondisi saat ini, karena banyak sekolah yang kurang terurus dengan adanya kegiatan secara daring. Seperti penataan halaman, ruangan agar ditata kembali dan Protokol Kesehatan (Prokes) seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, masker harus tersedia.
“Kemudian sekolah-sekolah yang saat ini dipakai isolasi mandiri, untuk segera disterilisasi,” ucapnya.
PTM yang akan dimulai minggu depan, lanjutnya, itu berlaku untuk zona kuning, tetapi dengan memperhatikan dan memperketat protokol kesehatan.
“Kenapa harus lebih diperketat? Karena anak kecil itu kadang-kadang dari rumah pakai masker, tetapi sudah di jalan maskernya dibuka, itu sering terjadi. Untuk itu, memperhatikan prokes terhadap anak itu sangat penting,” paparnya.
Ia menegaskan, selain tugas guru-guru, orang tua juga harus memperhatikan anaknya agar terus menggunakan masker dan menjaga jarak dengan teman-temannya. Tidak sembarangan jajan di warung maupun pedagang yang lewat, sehingga tetap terjaga dan tidak tertular Covid-19.
“Seperti tahun lalu, disarankan agar orang tua atau keluarganya mengantar jemput anaknya di sekolah, daripada menggunakan kendaraan umum yang dikhawatirkan terpapar Covid-19,” jelasnya.
Dia melanjutkan, bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk penerapan secara continue penyemprotan disinfektan terhadap kendaraan umum seperti angkot yang akan mengangkut anak-anak di pagi hari dan siang hari.
“Jika orang tuanya masih khawatir maka silahkan antar-jemput ke sekolah, namun jika orang tuanya merelakan anak-anak naik kendaraan umum yang sudah disemprot disinfektan itu diperbolehkan, karena sudah steril,” tandasnya.














