MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Sebanyak 99 orang pasien rumah sakit umum daerah (RSUD) Ali Hanafiah Batusangkar tidak memberikan hak pilihnya dalam pergelaran pesta demokrasi terbesar pemilu 2024 kali ini.
Setelah dikordinasikan pihak Rumah sakit kepada penyelenggara Pemilihan Umun(KPU) tentang hak pasien yang ada di RSUD Hanafia Batusangkar namun, tak ada tanggapan.
Hal tersebut langsung dikatakan oleh Direktur Rumah Sakit Ali Hanafiah Batusangkar dr Nurman, Rabu(14/2/2024).
Dikatakan Nurman saat ini rumah sakit yang dipimpinnya itu merawat sebanyak 99 orang pasien dengan kategori 79 orang dewasa dan 20 orang anak anak.
“Data yang kami miliki sekarang itu ada 99 orang pasien, dengan rincian pasien dewasa sebanyak 79 orang dan 20 orang pasien anak anak” katanya.
Saat dikatakan terkait prosedur pasien dalam memberikan hak pilih, direktur rumah sakit nan humanis itu menjelaskan bahwa pada dasarnya ia sudah melaporkan kepada pihak penyelenggara pemilu untuk memberikan fasilitas pemilu yang memadai bagi pasien disana.
“Kemarin sudah kita laporkan ke KPU, bagaimana pasien kita bisa memberikan hak pilih, namun menurutnya penyelenggara pemilu tidak bisa memberikan penjelasan yang memuaskan baginya selaku pemimpin rumah sakit, ” katanya.
Sementara Koordinator Pencegahan Bawaslu Tanah Datar Zulman Hendrizal menjelaskan bahwa hal tersebut sudah ia koordinasikan dengan penyelenggara pemilu.
“Yang jelas kita sudah koordinasikan terkait persoalan ini bersama KPU. Dan itu juga melihat kemauan pasien jika memang mau memilih maka di sampaikan ke pihak keluarga dan pihak keluarga menyampaikan ke Kpps terdekat di RS bahwa pasien mau memilih. Jika memang permintaan itu tidak ada maka tentu kpps tidak tau.”jelasnya.














