Reporter : Robby

BLITAR, Mattanews.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar Jawa Timur (Jatim), tidak henti-hentinya menggelar operasi yustisi di berbagai tempat di Kabupaten Blitar.

Dalam operasi yustisi kali ini, ada dua lokasi yang menjadi sasaran tim gabungan Satgas Penangangan Covid-19 Kabupaten Blitar.

Yakni depan Kantor Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari dan depan Kantor Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Selasa (17/11/2020).

Sekretaris Satpol-PP Kabupaten Blitar Mustofa mengatakan, razia yustisi ini digelar untuk menertibkan warga yang berkegiatan di luar, tanpa menggunakan masker.

Menurutnya, masker merupakan salah satu upaya untuk mencegah penularan Covid-19.

“Masker dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari covid-19. Untuk itu pentingnya menggunakan masker,” ungkapnya, usai melaksanakan operasi yustisi.

Petugas gabungan yang menggelar operasi yustisi kali ini, adalah gabungan dari berbagai instansi pemerintah dan instansi samping, seperti TNI dan Polri.

Ada 70 warga yang melanggar protokol kesehatan, di kedua lokasi operasi yustisi.

Para pelanggar tidak dikenakan denda tipiring, namun diminta untuk menghafalkan Pancasila.

Ini dilakukan agar masyarakat sadar dan dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Untuk memberikan efek jera dan warga agar tertib menggunakan masker, petugas gabungan juga menghukum dengan push up tujuh kali.

“Kalau tetap melanggar, akan kita kenakan tipiring sesuai dengan Perda nomer 40 tahun 2020,” ujar Mustofa.

Meski memberikan hukuman push up, petugas juga tetap melakukan preventif dalam kegiatan ini.

Yakni dengan memberikan masker pada warga yang terjaring operasi yustisi ini. Warga diminta untuk tertib menggunakan maskernya setiap kegiatan di luar rumah. (ADV)

Editor : Nefri

 282 Total Pembaca

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :