MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung Asrori, SH, mengapresiasi kepada tenaga kesehatan (Nakes) yang mendapatkan penghargaan.
Penghargaan tersebut, diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, untuk Nakes yang memiliki dedikasi dalam penanganan Covid-19.
“Jadi begini, selaku mitra dari Dinkes Tulungagung, saya memberikan apresiasi adanya penghargaan kepada para Nakes tersebut,” kata Politikus Partai Golongan Karya itu, usai menghadiri Puncak Acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Hari AIDS Sedunia di Hotel Crown Victoria, Rabu (1/12/2021).
“Selamat HKN dan Hari AIDS Sedunia 2021,” imbuhnya.
Legislator Dapil V Partai Golkar menambahkan, momentum Hari AIDS Sedunia ini merupakan momentum Tulungagung tanpa stigma. Hal itu merupakan sesuatu sangat penting, dimana kasus AIDS juga luar biasa.
Dengan demikian, selaku legislatif kita mendorong kepada instansi terkait supaya dalam menanganinya semaksimal mungkin.
“Iya benar, dengan peringatan ini agar tidak sebatas seremonial belaka, tapi lebih dari melakukan aksi nyata, sehingga tercipta Tulungagung tanpa stigma tersebut,” tambahnya.
Lebih lanjut Asrori menjelaskan, dalam puncak acara HKN yang barusan digelar tersebut, selaku legislatif sangat mengapresiasi pemberian penghargaan kepada Nakes.
Mereka sebagai garda terdepan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung berperan begitu besar.
“Kita apresiasi dari Dinkes Tulungagung telah memberikan penghargaan kepada pahlawan Covid-19, karena sebagai garda terdepan sudah mengorbankan waktu, tenaga bahkan nyawa taruhannya,” terang Pria asal Desa Tiudan Kecamatan Gondang itu.
Menurut Legislator Golkar berwajah mirip artis itu mengharapkan kegiatan puncak acara HKN dan Hari AIDS Sedunia ini merupakan salah satu implementasi visi misi Bupati Tulungagung.
Salah satu utama pelayanan kesehatan kepada masyarakat harus dimaksimalkan.
“Sudah sangat jelas sekali, visi misi Bupati salah satunya pelayanan kesehatan menjadi prioritas terutama bagi masyarakat keluarga kurang mampu,” harapnya.
“Untuk anggaran dalam penanganan pelayanan kesehatan harus dimaksimalkan,” sambungnya.
“Selain itu, untuk RS Campurdarat yang akan dibuka 2022 nanti, dengan anggaran telah disediakan agar dimaksimalkan,” tandasnya.















