BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Rabat Beton Rampung ‘Senjata Utama’ Satgas TMMD Mempawah Membangun Desa

×

Rabat Beton Rampung ‘Senjata Utama’ Satgas TMMD Mempawah Membangun Desa

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Pekerjaan rabat beton dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-124 Kodim 1201/Mempawah resmi rampung hari ini.

Satu per satu alat dan perlengkapan kerja pun mulai dikemasi, termasuk mesin molen yang selama ini menjadi ‘senjata utama’ para prajurit dalam membangun akses jalan desa.

Mesin molen yang telah setia menemani kerja keras Satgas selama hampir satu bulan itu diangkut kembali dari lokasi pembangunan.

Proses evakuasi peralatan dilakukan secara bersama-sama oleh personel Satgas TMMD, dengan penuh semangat dan senyum kepuasan karena tugas telah selesai dengan hasil maksimal.

Kegiatan pengangkutan mesin molen ini seolah menjadi penanda bahwa perjuangan prajurit membangun rabat beton telah memasuki garis akhir.

Jalan desa yang kini kokoh dan layak dilalui menjadi bukti kerja nyata dan gotong royong antara TNI dan warga resmi dinyatakan rampung 100%.

Dansatgas TMMD ke – 124, Letkol Inf Benu Supriyantoko menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh anggota Satgas dan warga yang bersinergi menyelesaikan pembangunan jalan dengan maksimal.

Meski tidak hadir langsung saat pengangkutan alat berat, Dirinya tetap memantau perkembangan dan menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut.

“Pengangkutan molen itu bukan sekadar logistik kembali ke markas, tetapi menandai bahwa satu misi utama kita telah selesai dengan hasil yang baik,” kata Dansatgas kepada wartawan, Kamis (29/5/2025).

Ia menekankan, keberhasilan ini bukan milik prajurit semata, tapi juga milik seluruh warga yang terlibat aktif.

Menurutnya, pembangunan rabat beton ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi TNI dalam mendukung aksesibilitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Jalan yang dulunya sulit dilalui kini sudah berubah menjadi akses permanen yang menunjang aktivitas ekonomi warga,” tutur Dansatgas.

Mantan komandan Batalyon Infanteri 644/Wls ini
mengajak semua personel untuk tetap menjaga semangat sampai penutupan TMMD nanti.

“Walau tugas utama sudah tuntas, semangat pengabdian tidak boleh turun. Kita masih punya tanggung jawab moral hingga akhir program.
Alhamdulillah, hari ini semua pekerjaan rabat beton sudah selesai 100%. Mesin molen ini seakan menyimpan banyak kenangan kerja keras kami bersama warga. Kini waktunya ia ‘pulang’,” ujar salah satu prajurit Satgas dengan nada haru namun bangga.

Sementara itu, Kepala Desa Sungai Purun Kecil pun menyampaikan apresiasinya atas jerih payah Satgas TMMD.

“Kami sangat terbantu dengan jalan baru ini. Dan melihat para prajurit mengangkat kembali mesin molen menandakan satu tugas mulia telah dituntaskan. Terima kasih TNI,” pungkasnya.