Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19, Bupati Maryoto: PPKM Mikro Lebih Efektif Lagi

Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo saat diwawancara awak media usai Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (24/6) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Pemerintah kabupaten Tulungagung menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (24/6/2021) Pagi.

Rapat tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Satuan Tugas Covid Covid-19, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kabupaten Tulungagung.

Bacaan Lainnya

Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo mengatakan optimalisasi posko Covid-19 yang telah dibentuk harus lebih efektif lagi guna mengantisipasi terjadinya lonjakan terkonfirmasi Covid-19.

“Jadi begini, rapat koordinasi penanganan Covid-19 digelar karena kita tahu secara Nasional maupun termasuk Tulungagung telah terjadi lonjakan peningkatan terkonfirmasi,” kata Dia.

Kata Dia, dengan menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 memantapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro lebih efektif lagi.

“Pendekatan PPKM berbasis mikro ini perpanjangan ke-13, mengatur hingga rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19,” Maryoto menambahkan.

“Maka, mulai tanggal 24 Juni hingga 5 Juli 2021 kita manfaatkan sekaligus memberikan sosialisasi kepada masyarakat dengan menjalankan disiplin 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak red.). Karena fakta di masyarakat kerumunan terjadi mengakibatkan lonjakan klaster baru,” imbuhnya.

Sebagai antisipasi dalam penanganan Covid-19 lebih lanjut tutur Dia menjelaskan akan membuka kembali sepuluh tempat darurat penyangga dari Rumah Sakit Umum Daerah dr.Iskak.

“Iya benar, berdasarkan SK Bupati sepuluh tempat penyangga tersebut antara lain Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bangunjaya, Ngantru, Kalidawir, Campurdarat, Ngunut, Beji, Kauman, Pagerwojo, Sendang dan Rusunawa IAIN Tulungagung,” terangnya.

Dengan demikian, lebih dalam papar Dia selama ini jam malam dan operasi yustisi sudah berjalan akan kita evaluasi lagi.

“Jam malam selama ini terkesan longgar karena masyarakat mengeluh sekarang kita ketatkan begitu juga operasi yustisi,” Maryoto memaparkan.

“Mari kita secara bersama-sama saling menjaga dan mengingatkan lebih berdisiplin protokoler kesehatan, bagi yang mengabaikan kita tindak, semua demi kesehatan masyarakat Tulungagung,” tandasnya.

Pantauan mattanews.co dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid-19 bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Kabupaten Tulungagung dihadiri Jajaran Forkopimda hadir Bupati Tulungagung, Kapolres, Dandim 0807, Kepala Kejaksaan Negeri, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD terkait, 19 Kapolsek dan Danramil Kabupaten Tulungagung.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait