MATTANEWS.CO, MALANG – Kunjungan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, KH Zahrul Azhar Asumta atau yang yang akrab disapa Gus Hans, kunjungi Pondok Pesantren Al- Fatih Kebonsari, Kabupaten Malang, untuk serap aspirasi dari ratusan Drive Ojek Online, Minggu (17/11/2024).
Calon Gubernur Tri Rismaharini yang berpasangan dengan KH Zahrul Azhar Asumta nomor urut 3 tersebut, baru pertama kalinya merespon keluhan-keluhan dari driver ojol se-Malang Raya atau paguyuban driver ojol, melalui pendekatan dari hati ke hati, dimana keluh kesah para driver ojol selama ini akan mendapatkan solusi terbaik, serta arahan untuk mengatasi permasalah yang selama ini dialami oleh para driver.
Tidak sampai disitu, Gus Han Calon Wakil Gubernur Jawa Timur bertekad, akan membantu para driver ojol di Malang untuk melakukan pembinaan dengan sebuah wadah koperasi yang dikelola oleh paguyuban driver itu sendiri dan juga akan mengembangkan UMKM, untuk driver ojol sebagai sarana menunjang perekonomian para driver sehingga kedepannya mampu mengatasi problem – problem yang selama ini menjadi keluhan kesah para driver ojol.
Usai mendengar berbagai keluh kesah para Ojol, Gus Hans pun berjanji membantu pendirian koperasi untuk para Ojol. Tak cuma itu, Gus Hans juga memberi saran agar para Ojol membuat aplikasi lokal.
“Insyaallah kami akan memperjuangkan kesejahteraan para Ojol. Terkait regulasi, kita akan membuat semacam regulasi tentang pembatasan untuk menjadi anggota Ojol. Nah ini yang akan kita sampaikan kepada Bu Risma, karena beliau kalau diajak ngomong masalah yang langsung konkret terhadap masyarakat itu senang, sehingga pasti didengarkan oleh Bu Risma,” jelas Gus Hans.
Gus Hans juga membuat wacana untuk mendorong driver ojol agar mampu mandiri, baik itu melalui aplikator lokal bukan hanya sekedar menjadi mitra kerja, namun juga mengelola bahkan bisa menjadi owner aplikasi tersebut.
“Tadi saya juga mendorong driver ojol membuat aplikator lokal, sehingga mereka mampu mandiri dan tidak sekedar menjadi mitra kerja tetapi mereka juga bisa menjadi owner aplikator tersebut, sekaligus bisa membuat kesepakatan bersama untuk saling menguntungkan,” ungkap Gus Hans.
Menurutnya, aplikator selama ini merupakan aplikasi nasional tentunya mempunyai regulasi yang tentunya Pemrov tidak bisa masuk untuk mengatur aplikator tersebut.
“Selama ini para driver memakai aplikator nasional tentunya mempunyai regulasi yang bisa saja semua Pemrov tidak bisa masuk mengatur mereka, maka perlu komunikasi lebih intens pada mereka dengan cara maksimal lebih bisa membuat Pergub untuk membackup para driver untuk mendapatkan keadilan dalam proses pelaksanaannya,” ujarnya Gus Hans.
Selain itu, Gus Hans juga mendorong para driver untuk segera membentuk koperasi, serta menggerakkan UMKM nantinya kepada driver ojek online, dimana para driver tersebut selain pria juga ada wanita maka perlu bersinergi untuk mengembangkan UMKM.
“Kita tadi juga sudah membatu sedikit untuk mendirikan koperasi, jika nanti koperasi sudah terbentuk tinggal komunikasi lagi ke kita untuk mendapatkan amanah ini, apa yang mereka di inginkan untuk usaha apa dari mereka dan tadi ada permintaan dari ibu-ibu driver juga tidak lagi dijalan akan bikin usaha yang lain, nah kita dorong ke UMKM,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Forum Koordinasi Relawan (FKR) Risma Gus Hans Malang Raya mengatakan bahwa selain memfasilitasi bertemu dengan driver ojol dengan Gus Hans, kegiatan tersebut juga sebagai ajang silaturahmi dan temu kangen driver se-Malang Raya.
“Para driver ojol berkeluh kesah dan selama ini belum terkoordinir oleh Pemerintah, sehingga bisa menaruh harapan ke Bu Risma-Gus Hans untuk mewujudkan aspirasi mereka dan bisa membatu permasalahan baik dari segala aspek yang dihadapi oleh driver ojek online,” jelasnya.
Dirinya berharap bahwa jika pasangan Risma-Gus Hans nanti terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur 2024, maka tagline Resik-Resik Jawa Timur benar-benar dijalankan, sehingga aspirasi para driver ojol bisa terbentuk oleh Gubernur Jawa Timur.
“Harapannya suara kami didengar dan diperjuangkan dalam setiap program yang diimplementasikan, sehingga apa yang menjadi aspirasi driver online terwujud,” pungkasnya.















