BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Residivis Pura-Pura Jadi Pemulung ‘Ditembak’

×

Residivis Pura-Pura Jadi Pemulung ‘Ditembak’

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Kasus pencurian yang bermodus sebagai pemulung, ternyata pemain lama, Mardianto (38) warga Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Selasa (16/1/2024). Pelaku ini diketahui residivis kasus yang sama, kini kembali menjalankan aksi kejahatan bongkar rumah milik Achmad Putra Yudha Nugraha (37), di Jalan Sei Betung II RT 01 RW 06, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Jumat (15/9/2023) pukul 12.30 WIB.

Tersangka ditangkap dibawah pimpinan AKP Robert Perdamaian Sihombing dan Ipda Kristian, saat berada di tempat persembunyian di kawasan Sungsang, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Tersangka ini bersembunyi dikolong rumah warga dan tidak berjauhan dengan air.

“Tersangka ini kita tangkap saat sembunyi di Sungsang, Banyuasin. Dalam proses penangkapan, tersangka melakukan perlawanan, sehingga terpaksa kita berikan tindakan tegas terukur,” papar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah dan Kasubdit, Iptu Naibaho.

Dijelaskan Kasat, menjelaskan anggotanya masih ada mengejar pelaku penadah lainnya yang sudah teridentifikasi.

“Jadi, tersangka ini merupakan spesialis bongkar rumah, satu pelaku utama, Mardianto, satu penadah bernama Tony Stiven. Namun, ada satu penadah utama lainnya yang masih kita kejar,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, didampingi Kasubnit, Iptu Naibaho, saat press release.

Kasat menjelaskan, tersangka ini menggunakan modus berpura-pura sebagai pemulung, mengitari rumah korban.

“Sasaran dia (tersangka_red), rumah kosong atau ditinggal pemiliknya. Dia masuk melalui pintu belakang mengobrak-abrik dan mengambil barang berharga milik korban, berupa emas serta surat kendaraan, dengan total kerugian sebesar Rp 400 juta,” ujarnya.

Saat diwawancarai awak media, tersangka mengaku uang hasil kejahatan dipergunakan untuk judi slot.

“Selain judi slot, saya belikan TV dan Sepeda Motor,” bebernya.