BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Bocah 11 Tahun, Diculik Nyaris Diperkosa Bahkan Dibunuh

×

Bocah 11 Tahun, Diculik Nyaris Diperkosa Bahkan Dibunuh

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Liel Hotronauli Sinaga (41) didampingi Penasehat Hukumnya, Mardhiyah dan Hayul Qoyum minta aparat kepolisian, khususnya Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang, untuk segera menangkap pelaku dugaan penculikan, asusila dan perencanaan pembunuhan, yang menimpa ET (11), saat berada di Jalan Betawi Raya, Kelurahan Sematang Borang, Kecamatan Sako, Palembang, Selasa (16/1/2024).

“Kedatangan kami kesini guna memenuhi pangggilan penyidik PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), terkait klien kami yang telah diperlakukan tidak manusiawi. Klien kami ini telah diculik saat pulang sekolah, dicabuli, bahkan nyaris dibunuh, klien kami dibuang ke sungai. Beruntung dia bisa berenang dan minta tolong warga setempat,” ungkap Mardhiyah, saat diwawancarai wartawan online media ini.

Mardhiyah menjelaskan, awalnya klien kami pulang sekolah dengan berjalan kaki.

“Memang saat itu, dia sendirian pulang jalan kaki, jarak dari sekolah ke rumah sekitar 800 meter. Belum sampai rumah, pelaku menggunakan sepeda motor menghampiri korban dan memaksa naik. Klien kami sempat menolak, namun pelaku justru memaksa dan mengancam akan membunuh jika tidak mengikuti kemauannya,” terangnya.

Lebih lanjut, Mardhiyah kembali menjelaskan, kliennya dibawa ke semak-semak Jembatan 2 Borang.

“Sesampainya di lokasi itu, pelaku mencabuli korban dan pelaku mencoba membuka baju korban. Lagi-lagi korban berontak dan melakukan perlawanan dengan menendang bagian vital pelaku. Lalu, pelaku pun marah dan memukul kepala korban. Tidak sampai disitu, pelaku juga melempar korban ke sungai. Beruntung klien kami bisa berenang dan keluar dari sungai tersebut,” urainya.

Mardhiyah menjelaskan, kliennya pulang ke rumah setelah ditolong warga setempat.

“Dengan wajah pucat, ketakutan, dia pulang diantar warga setempat. Memang saat diantar, ibu korban sedang tidak ada di rumah karena jualan. Kini kami masih berharap polisi untuk cepat menangkap pelakunya,” tukasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah membenarkan adanya laporan korban yang masih dilengkapi.

“Kita masih lengkapi berkasnya,” singkat kasat.