BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROBBIN Untuk Penanganan Tulang Belakang

×

RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROBBIN Untuk Penanganan Tulang Belakang

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Rumah Sakit (RS) Premier Bintaro mengelar seminar kesehatan dengan awak media bertajuk “Update Management of Spine Problems” dari dr. Asrafi Rizki Gatam, Sp OT(K) Spine, dalam rangkain Media Tour 2025, di Hotel Happer, Jalan R Sukamto No.20, Kelurahan 20 Ilir D II, Kecamatan Kemuning, Palembang, Rabu (27/8/2025).

Selama 14 tahun berdiri, Rumah Sakit Premier Bintaro terus berkembang sebagai pusat rujukan bagi pasien dengan gangguan tulang belakang di Indonesia.

Fasilitas kesehatan ini menghadirkan tenaga medis berpengalaman serta teknologi modern khusus untuk kasus tulang belakang, guna memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dokter spesialis ortopedi tulang belakang dari RS Premier Bintaro, dr Asrafi Rizki Gatam, SpOT (K) Spine, menuturkan kini tersedia berbagai metode penanganan terkini, seperti teknik endoskopi, operasi minimal invasif, hingga program pain management.

“Keluhan tulang belakang itu beragam. Kasus yang paling sering ditemui adalah nyeri pinggang yang menjalar dari paha hingga tungkai,” ujar dr Asrafi saat menyampaikan materi kepada awak media.

Ia menambahkan, sebagian pasien juga datang dengan keluhan nyeri pada tulang belakang bagian leher yang menjalar hingga ke lengan.

“Biasanya bermula dari sakit pinggang, muncul kesemutan, hingga rasa tertarik di area bokong. Pada kondisi berat, bisa menyebabkan kelemahan fungsi lutut, pergelangan tangan, bahkan hilangnya sensasi,” jelasnya.

Langkah awal penanganan, menurut dr Asrafi, bisa dimulai dari terapi sederhana dengan obat-obatan, vitamin, hingga berlanjut ke prosedur pembedahan, sesuai tingkat keparahan yang terdeteksi melalui diagnosis dokter.

Dalam kesempatan tersebut, dr Asrafi juga memperkenalkan teknologi robotik terbaru yang dimiliki RS Premier Bintaro, yakni ROBBIN (Robot Bintaro).

Perangkat ini terhubung dengan CT Scan 256 slice, C-Arm, dan MRI 3 Tesla, sehingga menghadirkan tingkat akurasi tinggi, prosedur yang lebih minim luka, serta proses pemulihan yang lebih cepat bagi pasien.