BeritaBERITA TERKININUSANTARA

Rugi Ratusan Juta Rumah Warga di Nanga Yen Ludes Hulu Gurung Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas

×

Rugi Ratusan Juta Rumah Warga di Nanga Yen Ludes Hulu Gurung Terbakar, Diduga Akibat Kebocoran Tabung Gas

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Sebuah rumah milik warga di Dusun Karya Bhakti 2, Desa Nanga Yen, Kecamatan Hulu Gurung ludes terbakar pada Kamis 21 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas yang berada di area dapur.

Rumah yang terbakar merupakan milik Putri Hidayah, seorang petani dan pekebun. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta. Bangunan berukuran 6×12 meter dengan konstruksi papan itu mengalami kerusakan berat.

*Kronologi Kejadian*

Berdasarkan keterangan awal, korban meninggalkan rumah sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengantar anaknya ke sekolah. Sekitar pukul 09.35 WIB, Putri mendapat kabar dari warga bahwa rumahnya terbakar.

Saat tiba di lokasi, api sudah membesar. Sardikas, Kasi Kesra Desa Nanga Yen yang menjadi saksi, mengatakan ia melihat warga panik dan asap tebal keluar dari bagian belakang rumah.

“Warga kemudian mendobrak pintu depan yang terkunci. Setelah berhasil dibuka, api sudah merambat ke ruang tamu,” ujar Sardikas.

Warga bersama saksi melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya berupa dua unit mesin robin dan dua unit zet pump.

“Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB sehingga tidak merambat ke bangunan lain, “tuturnya.

*Polisi: Dugaan Sementara Kebocoran Gas*

Kasi Humas Polres Kapuas Hulu Iptu Jamali membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan Jamali personel Polsek Hulu Gurung langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan.

“Personel yang hadir di TKP yaitu Aiptu Pepbie Anuar, Aiptu Dedy Wahyudi, dan Bripda Juliando. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara, menginterogasi korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti,” jelas Iptu Jamali.

Ia menyampaikan, dari hasil keterangan awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga akibat kebocoran tabung gas. Namun pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp100 juta. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kondisi tabung gas dan kompor sebelum meninggalkan rumah,” tegasnya.

*Imbauan Kewaspadaan*

Iptu Jamali mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik dan gas rumah tangga.

“Kami minta warga tidak meninggalkan kompor dalam keadaan menyala dan memastikan selang serta regulator gas dalam kondisi baik. Keselamatan keluarga harus jadi prioritas utama,” tambahnya. (*)