BeritaNUSANTARA

Rumah Tahfizd Syekh Abdul Manan Gelar Wisuda Iqra Dan Khatam Al-Quran Santrinya

×

Rumah Tahfizd Syekh Abdul Manan Gelar Wisuda Iqra Dan Khatam Al-Quran Santrinya

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Rumah Tahfizd Syekh Abdul Manan, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, gelar Wisuda Iqra dan Khatam Al-Quran, Santrinya sebanyak 64 orang, di adakan di Masjid, Nur Kamil, Pada Senin, (16/12/2024).

Dengan telah berkembanya, Rumah Tahfizd, Syekh Abdul Manan ini, yang telah mencetak, Hafizd dan Hafizah, juga telah melahirkan Qori dan Qoriah, baik tingkat Kecamatan, Kabupaten, bahkan sampai ketingkat Nasional, dan pada hari ini,sebayak 31 Wisuda Iqra, dan 33 Santri Khatam Al-Quran.

Dalam Wisuda Iqra, dan Khatam Al-Quran, yang di gelar oleh Rumah Thafizd, Syekh Abdul Manan ini, di buka oleh Staf ahli Pemkab Tanah Datar, Eriza Nur, yang didampingi, Camat Tanjung Baru, Rizki Rizaldy, Wali Nagari Tanjung Alam, Khardiman, Dt Simarajo Nan Kayo, Guru Tahfizd, Edi Warman, dan Undangan lainya.

Eriza Nur, Staf Ahli Bupati Tanah Datar, ucapkan selamat, kepada Santri Rumah Tahfizd Syekh Abdul Manan, Tanjung Alam ini, juga kepada gurunya yang sudah, mencetak Satri, yang hafal Al-Quran, untuk pedoman untuk ahirat nantinya.

“Atasnama, pemerintahan Daerah, yang mewakili, Bupati Tanah Datar, kami, ucapkan selamat kepada Para Wisuda, dan kepada Guru Tahfizd, Syekh Abdul manan ini, yang sudah membantu pemerintah Daerah, melalui program Rumah Tahfizd, yang telah mencetak Hafizd dan Hafizah” katanya.

Erza Nur, juga berharap, untuk kedepanya, mari sama-sama memajukan Rumah Tahfizd di Tanah Datar ini, agar apa yang jadi cita-cita pemerintah Daerah terwujud.

“Kami dari pemerintah Daerah, melalui, satu Rumah, Satu Hafizd, yang menjadi program pemerintah Daerah terwujud, dan bisa berkembang” katanya.

Sementra itu, Guru Hafizd, Syekh Abdul Manan, Edi Warman, iya sudah banyak mencetak para penghafal Al-Quran, tidak hanya di Nagari Tanjung Alam saja, tapi sampai ke kabupate luar dari Tanah Datar ini.

“Kami sudah banyak mencetak para Qori dan Qoriah, tidak hanya di Nagari dan kabupaten Tanah Datar saja, bahkan sampai ke kabupaten tetangga” katanya.

Sebagai, seorang mantan Preman yang halafal Al-Quran 30 Jus, dan sekarang sudah insyaf, bertekat mendidik dan menjadikan anak-anak Tanah Datar ini, sebagai pehafal Al-Quran.

“Jangan melihat dari kisah lalu, kami sebagai mantan preman, sekang kami sudah insyaf, dan bertekat menjadikan muridnya sebagai penghafal Al-Quran, dan sudah kami buktikan, dengan mewisuda muridnya, tiap Tahunya” pungkasnya.