S2 UBD Palembang Diduga Tidak Terakreditasi, Puluhan Massa FMPP Geruduk Kantor L2DIKTI

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Puluhan massa yang tergabung dari Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP), menggelar aksi unjuk rasa (unras) ke Kantor Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI), di Jalan Srijaya, Palembang Sumsel, Senin (7/6/2021).

Para massa memprotes, dugaan akreditasi program studi Strata-2 (S2) Jurusan Tehnik Sipil di Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, yang diduga tidak terakreditasi.

Bacaan Lainnya

Koordinasi Aksi Reza Mao didampingi Koordinator Lapangan, Adi Chandra mengatakan, mereka menyampaikan beberapa poin tuntutan.

Terlebih denvan adanya penyelenggaan program studi aktif dan telah mewisudakan angkatan kedua di UBD Palembang.

Diduga Rektor UBD Palembang, telah menyampaikan di media pada tanggal 25 Mei 2021 lalu, jika kampusnya telah memiliki 23 program aktif dan terakreditasi.

“Setelah kita lakukan kroscek di situs web Badan Akreditasi Nasional Sekolah/ Madrasah (BAN-S/M). Itu jelas berkas pengajuan UBD Palembang terkait pascasarjana jurusan teknik sipil, dinyatakan tidak terakreditasi ataupun ditolak,” ujar Reza Mao dalam orasinya.

Mereka pun berencana akan melaporkan dugaan maladministrasi tersebut ke Kementerian Pendidikan.

Terutama untuk membuat fasilitas pendidikan berkualitas dan mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal.

Sementara Itu, Koordinator Akademik Kemahasiswaan dan Sumber Daya L2DIKTI Nurjana mengutarakan, mereka akan mengakomodir keinginan dari pada sebagian masyarakat, terutama dari forum masyarakat peduli pendidikan,terhadap apa yang menjadi tuntutannya.

“Kami akan pelajari, tentu kami tidak bisa untuk mengambil keputusan secara sepihak dan akan dipelajari lebih lanjut. Langkah awal kami langsung rapat pimpinan (rapim), biasanya kami langsung mengadakan pertemuan untuk membahas apa yang menjadi tuntutan dari masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, tentu aksi-aksi seperti ini bagus, dinamika dari pada dunia pendidikan sendiri.

Tetapi seharusnya fakta-fakta ataupun data-data yang diambil, berasal dari sumber data PD Dikti sebagai sumber resmi daripada data di dunia pendidikan tinggi.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait