Reporter : Burhanuddin
ACEH TAMIANG, Mattanews.co –
Sedih bercampur haru sungguh dirasakan oleh pasangan Afrizal (45) dan Juli (40), warga Desa Tupah Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang atas kedatangan Wakil Bupati, H.T. Insyafuddin saat memberikan susu kambing alami dikediamannya, Rabu (10/06/2020).
Pasalnya, dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, anak kembar mereka Mentari Diah Cahya (4), setelah 3 hari setelah dilahirkan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh untuk dilakukan operasi pengangkatan benjolan yang ada di kepala bagian belakang pada 25 Juli 2016 lalu.
Sedihnya, pasca operasi sampai saat ini Mentari Diah Cahya mengalami penghambatan pertumbuhan sehingga kondisinya belum bisa jalan, berbeda dengan kembarannya Embun diah cahya (4) yang pertumbuhan tubuhnya layaknya anak-anak normal lainnya.
Wakil Bupati Aceh Tamiang, H.T.Insyafuddin ST saat memberikan bantuan mengatakan, semoga dengan diminumnya susu kambing alami ini bisa membantu kondisi Mentari Diah Cahya.
“Kita berharap dengan meminum susu ini dapat mengembalikan semangat dan kekuatannya sehingga proses perkembangannya cepat serta bisa kembali normal seperti balita lainnya,” harapnya.
Sementara itu, orang tua balita Afrizal, mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan bantuan yang diberikan oleh Wakil Bupati yang sudah mau langsung turun melihat kondisi anaknya yang mengalami kelainan pertumbuhan.
“Secara fisik anak saya sehat-sehat saja, hanya saja sampai saat ini belum bisa berjalan dan semoga susu ini dapat menjadi obat bagi anak saya,” ucapnya dengan raut wajah terharu.
Dikesempatan yang sama, Kepala Puskesmas Karang Baru, Irwansyah, SKM menjelaskan, kita terus memberikan asupan berupa roti susu agar membantu proses pertumbuhan Mentari dan penyakit yang dideritanya bukan kategori penyakit stanting ataupun gizi buruk. Hanya mengalami sakit bawaan lahir yang disebabkan kemungkinan pasca operasi yang telah dilakukan.
“Sampai saat ini, kita terus memantau kondisi si anak, ya semoga kedepannya ada perkembangan pertumbuhannya,” ucapnya.
Editor : Anang















