BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Satgas TMMD Mempawah Harapkan Mahasiswa Jadi Penyambung Aspirasi Desa ke Tingkat Akademik

×

Satgas TMMD Mempawah Harapkan Mahasiswa Jadi Penyambung Aspirasi Desa ke Tingkat Akademik

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Kegiatan kunjungan ke pembangunan rumah layak huni yang difasilitasi oleh Kapten Kiki, anggota Satgas TMMD berharap mahasiswa S2 Untan dapat menjadi jembatan antara masyarakat desa dan dunia akademik.

Koptik Sukiyanto, salah satu anggota Satgas yang terlibat dalam pembangunan, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menyuarakan kondisi riil masyarakat.

“Mereka bisa bantu mengangkat isu-isu seperti keterbatasan infrastruktur dan sosial yang kami hadapi di sini,” katanya.

Ia menambahkan, dengan melihat langsung kesulitan masyarakat, para mahasiswa akan lebih memahami tantangan nyata dalam pembangunan.

“Ini penting agar teori dan praktik dapat berjalan seiring,” tuturnya.

Menurut Sukiyanto, rumah yang sedang dibangun adalah bukti konkret bahwa TNI hadir bukan hanya untuk pertahanan, tapi juga kemanusiaan.

“Dan kami senang ketika ada mahasiswa yang peduli dan mau melihat sendiri,” lanjutnya.

Ia berharap kunjungan ini menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara kampus dan TMMD dalam mengembangkan potensi desa dan mengatasi berbagai hambatan pembangunan.

Kapten Czi Kiki Gunawan menegaskan bahwa mengajak mahasiswa S2 Magister Hukum Untan mengunjungi lokasi pembangunan rumah layak huni bukan sekadar agenda kunjungan, tetapi bagian dari edukasi pembangunan lapangan.

Menurutnya, pemahaman tentang hukum dan kebijakan publik yang dipelajari para mahasiswa akan semakin bermakna jika diiringi dengan pemahaman terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Mereka bisa melihat sendiri bagaimana implementasi keadilan sosial dalam pembangunan rumah untuk warga kurang mampu,” ujar Kiki.

Ia berharap kegiatan ini mampu memperkuat jiwa sosial mahasiswa dan menginspirasi mereka dalam menyusun kebijakan atau kajian hukum yang lebih berpihak kepada rakyat kecil.

Kapten Kiki juga menyampaikan bahwa pembangunan fisik seperti rumah layak huni adalah bentuk nyata dari perlindungan hak-hak dasar masyarakat.

Ia ingin agar mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana negara hadir melalui program seperti TMMD.

Dengan sinergi ini, ia yakin akan muncul lebih banyak gagasan dari dunia akademik yang mendukung program pembangunan, baik dari sisi hukum maupun sosial budaya.