Satreskrim Polres Karawang Tangkap Pelaku Curat dan Curanmor

  • Whatsapp
Polres Karawang Jabar menggelar konferensi pers terkait penangkapan 10 orang pelaku pencurian di Karawang (Aep Apriyatna / Mattanews.co)
Polres Karawang Jabar menggelar konferensi pers terkait penangkapan 10 orang pelaku pencurian di Karawang (Aep Apriyatna / Mattanews.co)

 

MATTANEWS.CO,KARAWANG – Sat Reskrim Polres Karawang Jawa Barat (Jabar) mengungkap berbagai kasus kriminal yang terjadi di wilayah kerjanya.

Bacaan Lainnya

Seperti kasus pencurian kabel dengan mengambil kabel grounding dan kabel power sepanjang sekitar 30 meter milik PT. Samsung C&T, di Proyek Nasional PLTGU Cilamaya. Ada juga kasus pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) roda dua.

Dalam konferensi pers di Mapolres Karawang, Kapolres Karawang Polda Jabar AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, ada 10 orang pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan (curat).

Di mana, para pelaku mencuri barang berupa kacang ijo, kemiri, kacang tanah dan kacang tanah kupas sebanyak seberat 25 Kilogram (Kg), yang disimpan di dalam 35 unit karung.

“Pencurian tersebut dilakukan sebanyak 10 kali, dari tahun 2020 hingga tahun 2021, dengan cara masuk lewat atap dan membobol plafon toko,” ucapnya, Kamis (10/6/2021).

Empat orang pelaku pencurian, yaitu KR (46),  CR (40), MR (32)  dan SP (40), Serta seorang penadah yaitu DS (45) yang berprofesi sebagai buruh di Karawang Jabar. Total kerugian yang dialami korban sekitar Rp31,8 juta.

Lalu, pelaku curanmor yang diciduk, melakukan aksinya dengan membidik sepeda motor yang terparkir di rumah korban, di daerah Ciminder, Majalaya.

Pelaku K alias E, yang tercatat sebagai warga Cilebar, menggunakan kunci letter T, untuk membobol kontak sepeda motor korban. Aparat kepolisian juga menciduk PK (46), warga Cilamaya Kulon, yang merupakan penadah sepeda motor curian tersebut.

“Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan ancaman Pasal 363 KUHP, dengan hukuman kurungan 9 tahun penjara. Untuk penadah barang curian, dijerat Pasal 480 KUHP, dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara,” ujarnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait