MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Menjelang hari raya Idul Adha atau hari raya kurban, kondisi Penyakit Kulit dan Kuku (PMK) mulai menguak khususnya di Kota Palembang, Sumsel.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, setidaknya ada 28 sapi di Sumsel yang positif PMK dan 75 sapi suspek PMK. Hal ini berdasarkan laporan dan hasil laboratorium.
“Untuk di Palembang itu hanya ada tiga ekor sapi dan itu sudah dipotong paksa,” kata Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi saat di konfirmasi awak media, Kamis (9/6/2022).
Untuk total sapi yang positif PMK di Sumsel yakni sebanyak 28 ekor, dengan rincian 27 ekor sapi sakit dan satu ekor dipotong paksa. Sedangkan, untuk total suspek yakni sebanyak 75 ekor. Dengan rincian tujuh ekor sapi mati. Lantaran masih kecil sehingga rentan terjadinya kematian.
Lalu, 47 ekor sapi dinyatakan sembuh. Sedangkan, sisanya ada yang dipotong paksa dan masih menunggu hasil uji laboratorium.
“Dengan kondisi kesembuhan yang banyak ini, artinya penyakit ini berpeluang besar untuk sembuh. Namun, tentu harus ada usaha bersama untuk menjaga kesehatan hewan ternak dan menjaga kondisi kandang agar tetap bersih,” pungkasnya.













