MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar), Dr. Asep N Mulyana, lakukan kunjungan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, kedatangannya sekaligus untuk meresmikan Klinik Kesehatan, Pos Satpam serta Rumah Dinas Eselon IV di Kejari Purwakarta yang telah rampung direnovasi.
Peresmian sejumlah bangunan itu tidak lain dalam rangka memaksimalkan pelayanan di lingkungan Kejari Purwakarta.
Kajati Jabar Asep N Mulyana mengatakan sengaja datang ke Purwakarta tentu yang pertama ingin melihat dan memastikan bagaimana pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan tugas Kejari Purwakarta secara keseluruhan.
“Di samping itu kami juga silaturahmi dengan ibu Bupati serta Forkompinda di Purwakarta,” ucap Asep, saat konferensi pers usai kegiatan peresmian, Selasa (18/01/2021).
Asep juga mengapresiasi sinergitas antara Kejari Purwakarta dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kabupaten Purwakarta.
“Sinergitas ini salah satunya mewujudkan pembangunan Klinik Kesehatan Kejari Purwakarta sebagai upaya menjamin kesehatan, guna memaksimalkan pelayanan di Kejari Purwakarta,” ungkapnya.
Tidak hanya kepada para pegawai layanan kesehatan di Klinik Kesehatan Kejari Purwakarta, kata Asep, klinik ini bisa digunakan oleh masyarakat pada umumnya.
“Jadi bukan untuk pegawai kejaksaan saja, tapi juga masyarakat pada umumnya. Semua fasilitas ini disediakan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, sehingga keberadaan kejaksaan lebih dikenal, dekat, dan menjadi sahabat masyarakat,” jelasnya.
Asep mengungkapkan, jajaran berkomitmen tidak semata-mata menunjukkan atau memutuskan hukum sebagai alat keadilan sosial atau sosial control, tapi juga bisa memberikan kontribusi dalam terciptanya social welfare atau kesejahteraan sosial dalam artian yang lebih luas.
“Dengan adanya Klinik Kesehatan di Kejari Purwakarta ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat khususnya terkait layanan kesehatan,” ucapnya.
Dengan adanya hibah ini, Asep menekankan, Kejari Purwakarta semakin baik bekerja dan akan meningkatkan bekerja dari sebelumnya.
“Saya minta Kajari Purwakarta tolong dijaga dirawat hibah ini dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Asep juga mengingatkan jajarannya jika menerima hibah jangan bentuk uang, namun berbentuk barang atau bangunan.
Kemudian vendor dan pelaksanaan dari Bupati dan kejaksaan hanya menerima barang atau bangunan yang sudah jadi. Hal tersebut untuk akuntabilitas, integritas dan transparansi kejaksaan bisa terjaga.
“Sehingga tidak ada dalam tanda kutip, kemungkinan-kemungkinan atau hal-hal negatif yang bisa saja terjadi,” tegasnya.














