BERITA TERKINI

Selama 10 Bulan, Insentif Nakes Covid-19 di RSUD Pringadi Medan Tidak Dibayar

×

Selama 10 Bulan, Insentif Nakes Covid-19 di RSUD Pringadi Medan Tidak Dibayar

Sebarkan artikel ini
Aksi protes dan mogok kerja para nakes di RSU dr Pringadi Medan karena insentifnya selama 10 bulan belum dicairkan (Dok Facebook Vina Lades Pakpahan / Mattanews.co)
Aksi protes dan mogok kerja para nakes di RSU dr Pringadi Medan karena insentifnya selama 10 bulan belum dicairkan (Dok Facebook Vina Lades Pakpahan / Mattanews.co)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, MEDAN – Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi Medan, Sumatera Utara (Sumut), melakukan aksi mogok kerja, pada Rabu (10/2/2021). kemarin. Pasalnya, dana insentif penanganan Covid-19 selama 10 bulan belum juga dibayar.

Dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap, belasan orang nakes itu mengelilingi seluruh akses rumah sakit, sembari membawa spanduk yang bertuliskan ‘Tolong Bayar Gaji Covid-19‘.

Boala Zendrato salah seorang nakes mengaku, aksi ini yang dilakukan ini sebagai bentuk kekesalan, karena insentif belum dicairkan.

“Kami tidak pernah melawan, apapun yang diperintahkan atasan tetap kami jalankan. Kami hanya meminta hak kami,” katanya di Medan, Kamis (11/2/2021).

Namun kenyataannya, selama 10 bulan insentif para nakes tersebut tidak dibayarkan. Insentif para nakes Covid-19 tersebut, hanya dibayar pada bulan Maret dan April 2020 lalu. Namun sejak bulan Mei 2020 hingga saat ini, insentif nakes Covid-19 di rumah sakit tersebut tidak pernah dibayar.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medis RSU dr Pringadi Medan Risma mengungkapkan, pihaknya tidak mengetahui di mana kendala terkait pencairan insentif para nakes.

“Memang dari Mei sampai Desember 2020 belum cair. Kemarin itu memang sudah dijanjikan (Dinas Kesehatan) kalau insentif Mei sampai Desember 2020 akan dibayar di Febuari 2021. Tapi sampai sekarang belum ada pembayaran, kita tidak tahu apa kendalanya, tanya ke sana saja,” ujarnya di Medan.