Selama Ramadan, Disparekraf DKI Jakarta Tetapkan Aturan dan Jam Operasional Bagi Rumah Makan atau Restoran

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mendukung berbagai penyebaran Covid-19 di sektor, termasuk sektor pariwisata. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta menetapkan sejumlah aturan operasional bagi kegiatan usaha rumah makan/restoran, baik yang berdiri sendiri maupun yang menjadi fasilitas usaha hotel, selama bulan Ramadan. Hal ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 434 Tahun 2021 dan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Nomor 313 Tahun 2021.

Bacaan Lainnya

Plt. Kepala Disparekraf Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya, menyampaikan, keputusan ini dikeluarkan untuk mendukung aktivitas masyarakat pada bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah dan tetap menggerakkan perekonomian kendati dilakukan dengan berbagai kelompok.

Ia menerangkan, kegiatan rumah makan/restoran yang berdiri sendiri dan menjadi fasilitas hotel dapat beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Antara lain, melaksanakan 3M dan pembantuan jarak antarkursi minimal satu meter, kapasitas hanya 50 persen maksimal pengunjung, serta tidak ditampilkan menampilkan pertunjukan musik hidup dan disk jockey (DJ).

“Selain itu, bar atau rumah minum yang berdiri sendiri dan yang terdapat pada usaha restoran atau rumah makan, wajib ditutup, ”tegasnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Selasa (13/4/2021).

Untuk mendukung dan menghormati aktivitas masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, ia juga mengimbau pelaku usaha memakai tirai agar tidak terlihat secara utuh. Sementara itu, untuk pelaksanaan kegiatan tertentu, seperti buka puasa bersama dapat diselenggarakan dengan tetap mengikuti aturan-aturan tersebut.

Di samping itu, terdapat pula pengaturan jam operasional makan di tempat (makan di) yang dibolehkan sampai dengan pukul 22.30 WIB dan dapat kembali pada pukul 02.00 – 04.30 WIB untuk melayani kebutuhan sahur. Sedangkan, pembelian secara langsung (take away) atau pelayanan pengantaran makanan (layanan pengiriman) dapat beroperasi sesuai jam operasional atau 24 jam.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait