Seleksi Bakal Calon di Sekolah, ini Kata Ketua Harian LSM Kompak

  • Whatsapp

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Proses tahapan seleksi bakal calon Kepala Desa yang dilaksanakan di SMPN 1 Purwakarta menjadi sorotan dan protes dari orang tua siswa yang secara kebetulan akan melakukan pendaftaran kepada sekolah tersebut.

Pandu Fajar Gumelar, orang tua siswa yang kebetulan akan mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut menuturkan, harusnya DPMD menyediakan tempat lain untuk proses seleksi, tidak bersamaan dengan proses pendaftaran siswa baru”, tuturnya.

Bacaan Lainnya

“Palkir kendaraan saja sempat sulit, ini untuk itulah, disana sajalah”, jelas Pandu, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian LSM Kompak DPC Purwakarta. Selasa(08/07/2021).

Tambahnya, apa pelaksanaan tidak bisa dilaksanakan di tempat lain selain sekolah, masih banyak gedung yang bisa dipakai dengan kapasitas yang besar, pastinya untuk proses seleksi ini ada anggaran untuk itu.

“Apa memang tidak ada anggarannya untuk proses seleksi ini, dikhawatirkan anggaran yang ada malah disalah gunakan”, tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta Jaya Pranolo saat dihubungi mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan.

“Juga kita sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak untuk penggunaan tempat penyeleksian”, kata Jaya.

Lanjutnya, kita juga berkoordinasi dengan Kadisdik, dan diarahkan ke sekolah ini, selain itu kita juga bekerja sama dengan Unsika dalam tahap seleksi balon kades.

Dikarenakan anggaran untuk penyediaan tempat tidak ada, maka kami di arahkan untuk menggunakan ruang kelas di sekolah ini. Selain itu sarana seperti meja dan kursi sudah ada, jelasnya.

“Kalau untuk proses seleksi bakal calon bersamaan dengan proses pendaftaran siswa saya rasa tidak terganggu, semuanya berjalan baik dan tidak menggangu proses pendaftaran siswa”, tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait