BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Semangat Merah Putih di Kapuas Hulu: Imigrasi Putussibau Tebar Kepedulian untuk Yatim Piatu di HUT ke-81 RI

×

Semangat Merah Putih di Kapuas Hulu: Imigrasi Putussibau Tebar Kepedulian untuk Yatim Piatu di HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Di tengah deru semangat kemerdekaan yang menggema ke seluruh penjuru Nusantara, Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau memilih cara berbeda untuk merayakannya. Jauh dari gemuruh panggung seremonial, mereka hadir langsung ke tengah masyarakat. Mengulurkan tangan, membawa harapan. Kamis (13 Agustus 2026)

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, jajaran Imigrasi Putussibau menggelar bakti sosial yang menyentuh hati. Bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah pesan bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika kita mampu berbagi dengan sesama.

Kegiatan mulia ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Wahyu Hidayat, bersama Kepala Rutan Kelas IIB Putussibau, Syahrinaldi. Kehadiran para pimpinan ini menjadi simbol kuatnya sinergi antar-instansi di wilayah perbatasan.

Lokasi yang dipilih bukan tanpa alasan. Rombongan Imigrasi bergerak menuju Lembaga Yatim Piatu Baitul Maqdis di Putussibau Selatan. Di tempat inilah puluhan anak-anak yatim piatu tinggal, tumbuh, dan berjuang dengan segala keterbatasan.

Dengan penuh haru, bantuan diserahkan secara simbolis. Paket kebutuhan pokok, perlengkapan, dan dukungan moral menjadi bukti bahwa negara hadir. Bahwa di hari kemerdekaan ini, tidak ada anak bangsa yang tertinggal.

“Ini bukan hanya tentang memberi barang. Ini tentang memberi rasa. Rasa diperhatikan, rasa dipedulikan, rasa bahwa mereka bagian dari Indonesia,” kata Kanwil Imigrasi Kalbar Wahyu Hidayat.

Ia menegaskan bahwa momentum HUT ke-81RI harus dimaknai lebih dalam dari sekadar pengibaran bendera dan lomba-lomba.

“Kita tidak boleh hanya berhenti pada seremoni. Kemerdekaan harus kita isi dengan karya dan aksi nyata. Hari ini, Imigrasi Putussibau menunjukkan itu. Bahwa mengabdi kepada bangsa juga berarti mengabdi kepada sesama, terutama mereka yang paling membutuhkan,” tegasnya.

Senada, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau, Uray Aliandri, menyampaikan bahwa bakti sosial ini adalah wujud kepedulian institusinya kepada masyarakat di wilayah kerja.

“Bagi kami, pelayanan tidak berhenti di pintu kantor. Pelayanan adalah ketika kami bisa hadir di tengah masyarakat, merasakan apa yang mereka rasakan, dan meringankan beban mereka. Inilah semangat pengabdian kami,” ungkap Uray Aliandri.

Angin Kalimantan Barat sore itu terasa berbeda. Di pelataran Baitul Maqdis, tawa anak-anak bercampur dengan semangat para petugas Imigrasi yang bergotong royong. Tidak ada sekat. Tidak ada jarak. Hanya ada semangat kebersamaan.

Uray Aliandri menambahkan, kehadiran pimpinan wilayah juga menjadi energi baru bagi jajaran Imigrasi Putussibau. Pesannya jelas terus perkuat sinergi, terus hadir, dan terus menebar manfaat.

“Karena pada akhirnya, kemerdekaan bukan sekadar untuk dirayakan. Kemerdekaan adalah momentum untuk terus berbagi, terus peduli, dan terus mengabdi kepada negeri, “pungkasnya mengakhiri. (*)