BERITA TERKININUSANTARAPEMERINTAHAN

Wahyu Hidayat Turun Langsung ke Lokasi: Ini Bukan Sekadar Gedung, Ini Wajah Negara untuk Masyarakat Kapuas Hulu

×

Wahyu Hidayat Turun Langsung ke Lokasi: Ini Bukan Sekadar Gedung, Ini Wajah Negara untuk Masyarakat Kapuas Hulu

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Suara palu, denting besi, dan semangat pengabdian bercampur jadi satu di kawasan pembangunan Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau. Di ujung utara Kalimantan Barat, tepat di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, sebuah simbol baru kehadiran negara sedang didirikan.

Hari itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Wahyu Hidayat, hadir langsung. Bukan hanya untuk melihat.

Ia datang untuk memastikan, mengawasi, dan memberi semangat bahwa pembangunan ini adalah prioritas.

Didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau, Uray Aliandri beserta seluruh jajaran, Kakanwil berjalan menyusuri area proyek. Satu persatu ruangan ditinjau.

Dari ruang pelayanan yang nantinya akan jadi tempat pertama masyarakat berurusan, hingga fasilitas penunjang yang dirancang untuk mendukung tugas keimigrasian di wilayah perbatasan.

Peninjauan ini dilakukan bukan tanpa sebab. Di tengah semangat pembangunan nasional, Kakanwil ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai rencana, sesuai target, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Ditjen Imigrasi.

“Kita tidak sedang membangun gedung biasa. Kita sedang membangun kepercayaan masyarakat Kapuas Hulu kepada negara. Maka kualitas harus jadi harga mati,” tegas Wahyu Hidayat.

Ia menekankan, kehadiran gedung kantor yang lebih representatif adalah kebutuhan mendesak. Sebagai kantor imigrasi di wilayah perbatasan, Putussibau memikul tanggung jawab besar. Mulai dari pengawasan orang asing, pelayanan paspor, hingga penegakan hukum keimigrasian.

“Dengan fasilitas yang memadai, kami berharap pelayanan keimigrasian di Kabupaten Kapuas Hulu bisa semakin cepat, semakin nyaman, dan semakin profesional. Masyarakat berhak dapat pelayanan terbaik, tanpa harus jauh-jauh ke kota besar,” ujarnya.

Namun di balik kemegahan fisik, ada pesan penting yang disampaikan Kakanwil. Ia mengingatkan bahwa infrastruktur hanyalah alat. Yang menentukan kualitas pelayanan tetaplah manusia di dalamnya.

“Peningkatan sarana dan prasarana harus sejalan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Gedung boleh baru, tapi semangat melayani harus lebih baru lagi,” pesannya kepada seluruh pegawai.

Usai meninjau fisik bangunan, Kakanwil mengumpulkan jajaran Imigrasi Putussibau. Di tengah suasana proyek, ia memberikan pengarahan langsung. Nada suaranya tegas, namun penuh motivasi.

“Tumbuh, berkembang, dan berproseslah menjadi insan Imigrasi yang profesional dan berintegritas. Jadilah petugas yang membuat masyarakat bangga. Karena kalian adalah wajah negara di perbatasan,” ucapnya.

Lanjut Wahyu, di Putussibau adalah bukti nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi untuk tidak memusatkan pembangunan hanya di kota-kota besar. Wilayah 3T dan perbatasan menjadi perhatian serius.

“Pembangunan gedung baru ini adalah bagian dari upaya besar untuk memperkuat sarana dan prasarana, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, “tuturnya.

Kelak, ketika gedung ini rampung, ia tidak akan hanya menjadi tempat bekerja.

“Ia akan menjadi rumah pelayanan. Menjadi tempat harapan masyarakat Kapuas Hulu digantungkan. Menjadi bukti bahwa negara hadir, bahkan di titik paling ujung sekalipun, “pungkasnya mengakhiri. (*)