BERITA TERKINI

Seorang Nenek di Muba ini Tidak Terdata Sehingga Tak Pernah Dapat Bantuan

×

Seorang Nenek di Muba ini Tidak Terdata Sehingga Tak Pernah Dapat Bantuan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Anang

Merupakan Tuna Netra Lansia Yang Hidup Seorang Diri Dirumah Kayu Berukuran 3×3

MUBA, Mattanews.co – Nurbayan Nenek Lansia Tuna Netra berusia (75) yang hidup sendiri di Pondok Rumah Kayu di Jalan Suluk Danau, Ulak Lia, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin ini belum belum pernah menerima bantuan apapun dari pihak pemerintah.

Setelah ditinggal wafat oleh sang suami 10 tahun lalu, Nek Nurbayan kini tinggal di rumah Pondok kayu beukuran 3×3 dan hanya bisa terbaring di dalam rumah dengan ditemani satu bola lampu yang menyala ketika malam tiba.

Sehari-hari nenek Nurbaya diurus oleh sang ponakan yang rumahnya berada tepat di depan rumah nenek Nurbaya. Kartubi keponakan nenek Nurbaya mengatakan hampir sudah 7 tahun dirinya mengurus sang bibi yang sudah lansia dan mengalami buta (tunanetra).

“Ya sudah beberapa tahun bibi tinggal di rumah ini, dirinya tidak mau tinggal dirumah kami maunya dirumah inilah, makan minum dan lainya semua kami yang urus.Bibi hanya bisa berbaring,” kata Katubi, dikutip dari Sumselnews.co.id pada Selasa (12/05/2020).

Menurut Kartubi, selama dirinya mengurus sang bibi belum pernah ada bantuan- bantuan jenis apapun dari pemerintah. Namun kadang ada bantuan yang belikan itu dari pribadi seseorang.

“Bantuan langsung tunai yang sekarang ini disalurkan oleh pemerintah baik untuk keluarga kami maupun bibi kami tidak menerima, bahkan terdata pun tidak,” keluhnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang depot pembuat kusen kayu ini mengaku sudah sejak lama belum pernah ada baik dari pihak pemerintah Kabupaten maupun pihak kelurahan yang mendata nenek Nurbaya sebagai penerima bantuan dari pemerintah.

“Banyak tetangga yang menyarankan agar melapor kepihak terkait. Dulu pernah ada orang yang membantu untuk didata oleh pihak dinas sosial, namun hingga saat ini belum ada kabar. Kita juga berharap jika memang layak mendapatkan bantuan tentunya ini dapat meringankan beban baik bagi kelurga dirinya maupun nenek nurbaya. Terlebih dalam kondisi seperti saat ini pendemi covid-19, sejak beberapa minggu ini sepi order membuat membuat kusen kayu,” tandasnya.

Editor : Anang