Setubuhi Anak Bawah Umur Dengan Ancaman, AA Akhirnya Diamankan Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu

MATTANEWS.CO,KAPUAS HULU – Kepolisian Resort (Polres) Kapuas Hulu menangani dugaan Tindak Pidana Persetubuhan dan atau Pencabulan Terhadap Anak dibawah umur. Hal tersebut dibenarkan Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Joni, Selasa (10/1/2022).

Berdasarkan laporan yang diterima Polres Kapuas Hulu oleh orang tua korban bernama (YA) dimana anaknya yang baru berusia 14 tahun telah diduga disetubuhi oleh pelaku berisinial AA.

Disampaikan Kasat Reskrim, pada awal Januari 2023 kemarin, terlapor berkenalan dengan Korban melalui Instagram, kemudian pada tanggal 8 Januari 2023 Terlapor menghubungi Korban melalui chat DM instagram mengajak korban untuk pergi kerumah Terlapor.

“Dan Terlapor juga mengatakan kepada korban bahwa korban tidak perawan lagi dan pada saat itu Korban juga mengaku kepada Terlapor memang tidak perawan lagi,” ungkap Kasat.

Atas perkataan korban tersebut, terlapor mengancam korban akan mengirimkan bukti chat Perkataan korban yang mengatakan tidak perawan lagi akan di Posting ke Info Putussibau.

“Dan melihat chat Terlapor akan hal tersebut korban ketakutan, sehingga korban Terpaksa mengikuti kemauan Terlapor,” jelas AKP Joni.

Kemudian sambung Kasar Reskrim AKP Joni, Terlapor menjemput korban ke sebuah cafe di wilayah Kedamin, dan membawa Korban dengan menggunakan sepeda motor.

“Terlapor pergi kepondok rumah kebun seorang warga yang tidak jauh dari rumah orang tua Terlapor yaitu dijalan Trans Pala Pulau Kecamatan Putussibau Utara,” ujar AKP Joni.

Bacaan Lainnya

Sesampai dipondok rumah kebun tersebut terlapor mengajak korban untuk melakukan persetubuhan selayaknya suami istri dengan menyuruh Korban membuka seluruh baju Korban hingga tanpa busana lagi.

“Setelah itu Terlapor menyuruh Koban baring ke lantai dan Terlapor langsung melakukan persetubuhan terhadap Korban yg pada saat itu Terlapor jg dalam posisi tdk menggunakan sehelai pakaianpun,” kata Kasat Reskrim.

Setelah selesai melakukan hubungan selayak suami istri Terlapor merekam dalam bentuk video lewat HP terlapor yaitu korban dalam keadaan telanjang, dan setelah itu terlapor mengantar korban kembali ke sebuah cafe dimana tempat awal korban dijemput.

Kemudian pada hari Senin 9 Januari 2023 kemarin, terlapor menghubungi Korban lewat Handphone untuk bertemu lagi dan mengajak Korban untuk melakukan persetubuhan lagi, namun pada saat itu korban menolak dan tidak mau melakukan perbuatan itu lagi.

“Mendengar penolakan korban tersebut, sehingga Terlapor mengancam Korban yaitu mengatakan akan menyebarkan video korban yang sebelumnya telah direkam oleh Terlapor yaitu dalam bentuk Video yang pada saat itu Korban dalam posisi telanjang, karena Korban takut akan ancaman Terlapor kemudian Korban Terpaksa menuruti Perkataan dan keinginan Terlapor tersebut,” papar Kasat Reskrim.

Sekitar Pukul 14.00 WIB, korban pergi kerumah terlapor yang beralamat dijalan Trans Pala Pulau, dan sesampai dirumah Terlapor, korban diajak terlapor untuk melakukan hubungan intim lagi, layaknya pasang suami istri.

“Karena Korban takut sehingga menuruti Perkataan Terlapor tersebut, setelah selesai melakukan perbuatan tersebut, korban langsung pulang,” ungkap Kasat Reskrim.

Karen selalu mendapat ancaman pelaku, Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kapuas Hulu. Menindaklanjuti Pelaporan tersebut, Senin tanggal 9 Januari 2023 sekira pukul 19.30 WIB, anggota Satreskrim polres Kapuas Hulu gerak cepat langsung melacak keberadaan pelaku AA dan akhirnya ditemukan
yang bersangkutan sedang berada di terminal Kedamin Kecamatan Putussibau Selatan.

“Pelaku sudah kita amankan, yang bersangkutan dikenakan Pasal 81 ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang undang RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak,” pungkas Kasat Reskrim AKP Joni. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait