BERITA TERKINI

Si Jago Merah Mengamuk Lahap 7 Ruko di PALI

×

Si Jago Merah Mengamuk Lahap 7 Ruko di PALI

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

Reporter: Habibie

PALI,Mattanews.co Si Jago merah kembali mengamuk, kali ini 7 Ruko di Pasar Inpres Pendopo Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), hangus terbakar. Pada Minggu (1/11/2020) pagi.

Dari pantauan Mattanews.co, akibat besarnya kobaran api itu, membuat warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kebakaran untuk menyaksikan secara langsung, tanpa menghiraukan protokol kesehatan covid-19.

Banyaknya barang yang mudah terbakar, membuat petugas kewalahan menjinakkan kobran api yang terus membesar.

Setidaknya belasan mobil pemadam kebakaran baik dari Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Perusahan Pertamina Filed Pendopo, dikerahkan untuk memadamkan api tesebut

Setelah memakan waktu selama kurang lebih 2 jam, api akhirnya bisa padam, berkat kerja keras petugas pemadam, bersama TNI dan Polri serta masyarakat yang ikut berjibaku membantu petugas di lokasi

Asal Api Dari Toko Elektronik 

Salah satu pemilik ruko, Anto, menjelaskan tadi api berasal dari salah satu toko penjual elektronik. Yang pada awalnya hanya kepulan asap putih.

“Namun kemudian muncul api yang besar, sehingga melalap toko tersebut dan menjalar ke ruko yang lain,” singkat Anto.

Dugaan Sementara Karena Arus Pendek Listrik

Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi, Kompol. Juliansyah, yang turun langsung ke lokasi kebakaran, mengatakan dugaan sementara penyebap kebakaran ini akibat arus pendek listrik.

”Untuk dugaan sementara penyebap kebakaran ini karena konsliting listrik,” ujarnya.

“Namun nanti akan ada penyelidikan lebih lanjut, untuk memastikan penyebapnya,” sambungnya.

Lanjut Kapolsek menerangkan ada tujuh ruko yang menjadi korban dari amukan si Jago Merah tersebut.

“Kita ketahui ada tujuh ruko yang terbakar,” jelasnya.

Adapun yang menjadi korban antara lain, Toko Ira cahaya listrik milik Holil, toko alat listrik Reja milik Sahlan, toko pupuk milik Beri. Kemudian ada ruko kosong, toko alat listrik milik Mahendra, toko sosis milik Maya, dan toko mebel milik Bambang.

Kerugian Korban Kebakaran Ditaksir 300 juta

Sementara itu, Sonta Hasibuan, hanya bisa menangis pilu saat melihat ruko miliknya, ludes terbakar. Ia memperkirakan, kerugiannya mencapai lebih dari Rp 300 juta.

Dak tahu lagi dek nak cak mano, sudah belasan tahun kami buka usaha toko alat listrik itu. Kalu kerugian sekitar Rp 300 juta lebih,” tutupnya.

Terpisah Kabid Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Lihan menjelaskan untuk memadamkan api,  menerjunkan sedikitnya 16 unit mobil Damkar.

“Dua unit mobil damkar BPBD, lima unit mobil damkar Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (DPBK), lima unit Damkar Pertamina, dan empat tangki air milik masyarakat,” pungkas Lihan.

Editor: Fly