Reporter: Faldy
PALEMBANG, Mattanews.co – Penguatan peranan generasi muda sangatlah penting, karena generasi ini merupakan generasi penerus yang akan datang, untuk meneruskan pembanguan Indonesia ke depan.
Menurut Anggota Komisi V DPRD Sumsel Mgs Saiful Fadli, generasi saat ini harus mempersiapkan diri semaksimal mungkin sejak awal, mengingat tanggungjawabnya sebagai generasi pengganti nantinya.
“Contohnya, orang-orang yang duduk hari ini baik itu legislatif dan eksekutif, masanya akan habis suatu hari,” jelasnya.
“Nah anak-anak muda inilah nanti yang menggantikannya,” sambung Saiful, usai menghadiri diskusi dan doa bersama untuk negeri, di Sekretariat Immuba. Sabtu (31/10/2020) malam.
Dan peran organisasi, jelas Saiful adalah salah satu laboratorium untuk mengasah dan meningkatkan kapasitas diri.
“Kita berharap anak muda ini ke depannya siap, untuk menjadi generasi-generasi penganti tersebut,” harapnya.
Generasi Muda Jangan Takut Bermimpi
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa anak-anak muda harus mempunyai mimpi. Mimpi artinya seperti ulama besar mengatakan bahwa kenyataan hari ini adalah mimpi kita kemarin. Dan mimpi kita hari ini adalah kenyataan pada masa yang akan datang.
Kalau kita takut bermimpi, berarti kita tidak akan pernah menghadapi kenyataan masa datang, tentang apa yang kita inginkan
“Karena mimpi hari ini masih gratis, kalau suatu saat mimpi sudah kena pajak, nanti kita yang susah,” terang Saiful.
“Kami berharap anak-anak muda Insyallah mempunyai mimpi-mimpi,” sambungnya.
Jangan Sampai Kita Menjadi Penonton di Negeri Sendiri
Saiful mengatakan, generasi yang sangat unggul harus ada persiapan sejak dini. Apalagi kalau terjadi seperti berlakunya UU Omnibuslow, dan tidak ada kekuatan Perpu. Maka orang-orang asing akan siap untuk bekerja disini.
“Ini artinya kalau kita sebagai anak bangsa tidak memiliki kapasitas ilmu yang sangat unggul, kita akan terlindas,” tegasnya.
Saiful Fadli juga berharap dengan hadirnya revolusi industri 5.0, menjadi motivasi bagi anak-anak muda Indonesia, untuk siap bersaing nantinya.
Anggota DPRD Sumsel itu, memperkirakan kompetisi yang bakal berhadapan dengan anak-anak muda ke depan adalah penguasaan bahasa dan keilmuan. Karena ilmu, teknologi dari negara lain sudah sangat tinggi, kalau tidak pengimbang kita juga akan tertindas
“Jangan sampai kita menjadi penonton di negeri sendiri,” tegas Saiful Fadli.
Peran DPRD Sumsel Ciptakan Generasi Muda yang Unggul
Sedangkan peran DPRD dalam mengawal generasi muda menjadi unggul, Saiful menjelaskan, pihaknya akan mengawal dari segi anggaran untuk kepemudaan.
Ini artinya nanti, DPRD Sumsel akan melihat bagaimana peran Dispora yang dalam hal ini mitra komisi V untuk pengalokasian anggaran. Sudah berapa banyak pengalokasian anggaran untuk anak-anak muda.
Lanjutnya, Komisi V juga akan melihat Dinas Pendidikan, karena selama ini pihaknya tidak ingin bahwa angka lulusan SMA dan SMK menjadi penyumbang tertinggi pengangguran di Sumsel.
“Kita minta ke depan Diknas untuk mengawal program-program tamatan SMA dan SMK ini. Sehingga bisa masuk pada dunia kerja, dan tidak menjadi pengangguran di negeri sendiri,” tutupnya.
Editor: Fly















