BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Simplifikasi Pelayanan, BPJS Keliling Hadir di Kabupaten

×

Simplifikasi Pelayanan, BPJS Keliling Hadir di Kabupaten

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – Layanan BPJS Keliling merupakan layanan jemput bola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk sarana peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) demi mendapatkan solusi strategis menghadapi kendala jarak, waktu, atau akses memperoleh layanan administrasi JKN. Sabtu (13/9/2025)

Penjabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala BPJS Kesehatan Cabang, Dedy Setiadi mengungkapkan bahwa layanan jemput bola ini merupakan bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat dalam rangka memberikan kemudahan dan sekaligus memberikan edukasi langsung kepada masyarakat setempat terhadap Program JKN.

“Layanan ini akan hadir di pusat keramaian yang sering dikunjungi oleh masyarakat, sehingga mempermudah peserta dalam mengakses layanan tanpa harus datang ke Kantor Cabang/Kabupaten BPJS Kesehatan. Kami memahami bahwa tidak semua peserta memiliki waktu atau kesempatan untuk datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Melalui BPJS Keliling, kami ingin mendekatkan layanan ke lokasi yang strategis dan ramai dikunjungi, sehingga peserta dapat mengurus administrasi dengan lebih cepat dan mudah. Lokasi kegiatan BPJS Keliling akan berubah-ubah namun kami bersedia hadir jika diundang juga oleh peserta,” ucap Dedy.

BPJS Keliling memberikan beragam layanan, mulai dari pendaftaran peserta baru, perubahan data kepesertaan, konsultasi informasi Program JKN, hingga penanganan pengaduan. Dedy berharap dengan adanya layanan BPJS Keliling, masyarakat semakin terbantu dan merasa mudah, tidak ada lagi kendala untuk mendapatkan informasi tentang Program JKN.

“Melihat masih adanya peserta yang kesulitan mengakses layanan karena jarak dan waktu, kami terus berupaya mencari cara untuk mendekatkan pelayanan. Oleh karena itu, BPJS Keliling ini menjadi solusi untuk menjangkau masyarakat secara langsung. Kami tidak hanya hadir untuk melayani administrasi, tetapi juga ingin mengedukasi pentingnya memiliki Program JKN kepada masyarakat agar benar-benar memahami manfaat Program JKN serta,” tutur Dedy.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan BPJS Keliling terlihat dari partisipasi aktif warga di Kabupaten Aceh Timur, salah satunya adalah Saifuddin, mengungkapkan bahwa dirinya merasa terbantu dengan kehadiran layanan ini. Saifuddin menyampaikan bahwa layanan ini sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan informasi seputar Program JKN.

“Kebetulan saya tinggal dekat dari sini jadi tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Tadi saya lihat dari jauh ada stand BPJS jadi saya langsung ke sini, mau cek status kepesertaan BPJS saya. Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari pihak BPJS Kesehatan yang mau membuat layanan BPJS Keliling untuk mendekatkan layanan serta memberitahu informasi terkait Program JKN,” ujar Saifuddin.

Bagi Saifuddin, layanan BPJS Kesehatan Keliling tidak hanya mempermudah administrasi, tapi juga mengubah cara pandangnya terhadap layanan publik. Ia merasa dihargai, dilayani dengan ramah, dan mendapatkan informasi yang jelas serta relevan, terlebih lagi layanan ini hadir ke tengah masyarakat, menjangkau banyak kalangan untuk memberikan kemudahan administrasi. Saifuddin berharap layanan keliling ini terus dikembangkan, tidak hanya untuk urusan administrasi, tapi juga untuk edukasi kesehatan dan sosialisasi manfaat JKN. (HA/hn)

“Menurut saya, BPJS Keliling ini luar biasa membantu. Pelayanannya ramah, informasinya jelas dan prosesnya cepat. Rasanya senang sekali karena BPJS Kesehatan mau turun langsung ke masyarakat, jadi kami tidak perlu repot ke kantor. Saya berharap kegiatan seperti ini terus ada, dan kalau bisa juga ada penyuluhan kesehatan supaya masyarakat lebih paham manfaat JKN,” ungkap Saifuddin.

Melalui BPJS Keliling, BPJS Kesehatan Cabang Langsa membuktikan bahwa pelayanan yang cepat, mudah, dan setara bukan hanya slogan semata, melainkan nyata dirasakan langsung oleh masyarakat. Layanan ini adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan transformasi layanan kesehatan yang lebih inklusif.