PENDIDIKAN

SMAN Karas Gelar Kursus Pengelolaan Ambalan, Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Siswa

×

SMAN Karas Gelar Kursus Pengelolaan Ambalan, Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Siswa

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Gugus Depan (Gudep) SMK Negeri Karas melaksanakan kegiatan Kursus Pengelolaan Ambalan (KPA) selama tiga hari, berlangsung sejak Rabu (30/9/2026) hingga Jumat (2/10/2026). Kegiatan diikuti oleh siswa-siswi kelas X, XI, dan XII SMAN Karas, Sabtu (3/10/226).

Kegiatan ini diisi dengan materi dasar kepramukaan serta materi umum yang menghadirkan narasumber dari pihak kepolisian Polsek Karas dan Koramil Karas.

Dalam pembukaan kegiatan, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SMAN Karas, Siwa Yarkuran, S.Pd., menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak sekadar seremonial, melainkan memberikan dampak nyata dalam proses pembelajaran serta pembentukan sikap disiplin dan karakter peserta.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pribadi yang disiplin, berkarakter, dan bertanggung jawab bagi setiap peserta didik,” ujarnya.

Kapolsek Karas, Ipda Aqbar Amir Fandhy, S.H., yang hadir sebagai narasumber menyampaikan materi wawasan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air, kesetiaan terhadap Pancasila, dan UUD Negara Republik Indonesia kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan kepramukaan, diharapkan para siswa memiliki pandangan ke depan tentang pentingnya berbangsa dan bernegara, serta senantiasa mencintai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara RI,” tegasnya.

Sementara itu, materi penanaman kedisiplinan dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) disampaikan oleh Serma Muksin Sabban. Ia menjelaskan bahwa PBB bukan sekadar melatih ketertiban fisik, melainkan membentuk sikap mental, kedisiplinan, dan kepribadian seseorang secara menyeluruh.

“PBB membentuk karakter seseorang secara psikologis. Hal ini sangat penting bagi siswa-siswi SMAN Karas agar tumbuh menjadi generasi yang tertib, tangguh, dan berkarakter,” ungkap Serma Muksin.

Kegiatan ditutup dengan penyalaan api unggun oleh seluruh peserta serta doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama, mewakili umat Islam maupun Kristen. Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan hingga selesai.

Penulis: Mokhsen