MATTANEWS,CO.PALEMBANG –
Terkait akan diberlakukannya sistem penilaian Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Sekolah Menengah Kejuruan Utama Bhakti sudah melakukan pelatihan AKM disekolahnya.
Pelatihan sendiri sudah dilakukan pada awal bulan lalu selama beberapa hari. Tujuannya sendiri agar para guru lebih siap dalam menerapkan AKM itu sendiri.
“Kami sudah melaksanakan pelatihan pada awal Januari lalu. Beberapa guru hadir sencara langsung serta ada juga yang secara Daring. Mengingat suasana covid- 19 yang masih melanda saat ini,” kepala SMK Utama Bhakti Antoni SE MM saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/2/2021).
Lebih jauh dirinya mengatakan, telah diadakan workshop sosialisasi AKM oleh Pengawas pembina Drs H Azwar Idris MSi. Melalui pelaksanaan workshop maka SMKN sudah siap sepenuhnya melakukan AKM di sekolah ini.
Sementara itu disekolah ini sendiri sudah ada sebanyak 45 orang siswa yang masuk dalam daftar AKM. Semua siswa ini berada di kelas sebelas. Nantinya akan diberikan penilaian dan hasilnya diserahkan kepada pusat.
“Siswa yang masuk merupakan kolaborasi dari siswa yang ada disekolah ini. Ada siswa yang pandai ada juga yang sedang di dalam pembelajaran. Saya rasa sistem penilaian ini sudah tepat sebab semua siswa ditentukan langsung dari pusat,” jelasnya.
Saat ditanyai mengenai apakah penerapan AKM akan dilaksanakan pada tahun ini. Dirinya mengaku belum mendapatkan surat secara resmi. Bahkan ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa AKM akan dilakukan pada Oktober mendatang.
Jadi jika AKM dilakukan pada Oktober mendatang otomatis siswa kelas 10 saat ini yang akan ikut AKM tersebut.
“Jadi jika ada kekurangan maka pihak pengawas sekolah akan memberikan evaluasi terkait AKM ini. Kembali lagi apakah AKM akan berlaku pada saat ini apakah Oktober mendatang. Pastinya sekolah kami sudah siap menerapkannya,” ungkapnya.














