MATTANEWS.CO, OGAN ILIR – Rikudu, Camat Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, menyampaikan belum menerima laporan terkait ambruknya tanggul penahan di Desa Tebedak II yang dibangun menggunakan anggaran Dana Desa.
“Saya belum menerima laporan mengenai ambruknya tanggul penahan tanah. Saya akan memeriksanya, dan jika terjadi, harus segera diperbaiki,” kata Rikudu di ruang kerjanya pada Selasa (12/12/2023).
Camat Payaraman mendesak Kepala Desa Tebedak II untuk segera memperbaiki tanggul yang ambruk tersebut. Hal ini dapat menghambat pencairan Dana Desa berikutnya.
“Karena proyek ini dibiayai melalui Dana Desa yang bersumber dari APBN, saya harap hal ini ditindaklanjuti secepat mungkin atas kerusakan tanggul. Ini penting untuk kelancaran pembangunan fisik di Desa Tebedak II ke depan, meskipun ini merupakan risiko dari faktor alam yang tidak dapat diprediksi,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, tanggul penahan tebing di Desa Tebedak II, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan ambruk akibat hujan deras pada malam Sabtu hingga Sabtu sore.
Tanggul tersebut baru saja selesai dibangun menggunakan Dana Desa Tebedak II tahun 2023.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa proyek tersebut selesai sekitar 3 hari yang lalu dengan keterlibatan perangkat desa Tebedak II.
“Menurut informasiku, proyek itu baru selesai beberapa hari yang lalu, dan ada perangkat desa yang ikut dalam pengerjaannya,” ujarnya kepada Mattanews.co pada Minggu (10/12/2023).
Pihak terkait diminta untuk meninjau serta memeriksa bangunan yang dibiayai melalui Dana Desa guna memastikan sesuai dengan spesifikasi yang seharusnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tebedak II, setelah dihubungi melalui WhatsApp, menyatakan bahwa bangunan tersebut sudah dilaporkan dan akan segera diperbaiki. Rencananya, akan dibuat lobang air untuk aliran sungai.
“Kami berencana memperbaikinya karena kondisi cuaca yang belum memungkinkan semen untuk mengeras,” tulisnya dalam pesan WhatsApp.














