MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Soft launching Koperasi Merah Putih (KMP) se-Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur secara resmi dibuka oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., berjalan dengan penuh semangat kolaborasi bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso setempat, Selasa (15/7/2025).
Salah satu sambutan penting datang dari Kepala Cabang BRI (Bank Rakyat Indonesia) Kabupaten Tulungagung Agus Herman Pribadi, mengatakan ia menegaskan kesiapan BRI dan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) untuk mendukung keberhasilan koperasi sebagai pusat layanan keuangan dan ekonomi digital di tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, sambung Agus, ia menyampaikan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan sebagai pilar penguatan ekonomi kerakyatan. Di Tulungagung sendiri, hingga saat ini telah terbentuk 271 koperasi merah putih.
“Kami dari BRI Tulungagung, bersama HIMBARA, siap menjadi mitra strategis dalam pengembangan koperasi ini. Mulai dari pembukaan rekening penampungan, penguatan sistem layanan, hingga perluasan akses perbankan melalui agen BRILink di lingkungan koperasi,” ucap Agus.
Masih dalam sambutannya, Agus menambahkan bahwasanya keberadaan layanan BRILink di koperasi akan memudahkan anggota dalam melakukan berbagai transaksi keuangan, seperti setor tunai, tarik tunai, transfer antar bank, pembayaran tagihan, hingga pencairan bantuan sosial. Tidak hanya itu, koperasi juga akan memiliki akses terhadap produk pinjaman mikro dan ritel, yang dapat mendukung kegiatan usaha anggotanya.
“Koperasi desa dan kelurahan merah putih memiliki potensi besar untuk menjadi ekosistem bisnis yang sehat, transparan, dan berkelanjutan. Harapan kami, koperasi ini mampu memperluas jangkauan layanan, meningkatkan literasi digital anggota, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat desa secara nyata,” tambahnya.
Lebih lanjut, Agus menutup sambutannya dengan ajakan untuk menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal dan simbol semangat gotong royong dalam membangun kemandirian desa.
“Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk perbankan dan pemerintah daerah, Koperasi Merah Putih di Tulungagung diharapkan mampu menjadi tulang punggung inklusi keuangan dan ekonomi digital yang berpihak pada masyarakat akar rumput,” pungkasnya.














