MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dimana telah diketahui bahwa usaha SPBU BUMD PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu tutup sementara operasional sejak tanggal 1Agustus 2023 lalu.
hari ini, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan selaku pemegang saham tunggal BUMD PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu membuka kembali untuk beroperasi kembali.
Dikesempatan tersebut, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan penutupan sementara tersebut, langkah yang diambil dalam rangka menindaklanjuti hasil evaluasi terhadap PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu.
“Berdasarkan hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu sedang dalam kondisi tidak sehat yang ditandai semakin melemahnya keuangan atau modal kerja perusahaan, “kata Bupati.
Lanjut Bupati, akibat mengalami kerugian secara terus menerus mulai berdiri tahun 2015 – pertengahan tahun 2023.
“Atas dasar itu, pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu dipandang perlu segera memutuskan upaya dan tindakan untuk penyelamatan atau keberlangsungan usaha PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu, “tuturnya.
Dikatakan Bupati, adapun langkah atau upaya yang sudah dilakukan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.
“Pemberhentian pengurus PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu mulai dari karyawan, anggota direksi, komisaris, secara bersamaan, juga dilakukan restrukturisasi manajemen berupa perombakan struktur organisasi dari jumlah pengurus sebanyak 23 orang menjadi 10 orang, “ucap Bupati.
Selain itu, kata Bupati, perampingan organisasi ini dilakukan untuk menekan biaya operasional (Gaji dll) yang sangat besar dan tidak sebanding dengan pendapatan perusahaan yang hanya mengandalkan dari hasil usaha SPBU saja.
Kemudian, lanjut Bupati mengangkat pejabat sementara direktur untuk melaksanakan tugas pengurusan PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu.
“Melakukan kerja dengan BUMD lain yang kondisinya sehat yaitu PERUMDA Tirta Uncak Kapuas, “sampai Bupati.
Dijelaskan Bupati, kerja sama ini berupa pengelolaan SPBU yang mana permodalan dan pengelolaan dilakukan oleh PERUMDA Tirta Uncak Kapuas
“Dalam perjanjian diatur pembagian laba bersih 65% untuk PT. Uncak Mandiri Kapuas Hulu dan 35% untuk PERUMDA Tirta Uncak Kapuas, “jelas Bupati.
Menurut Bupati, tujuan utama BUMD adalah menyediakan pelayanan untuk hajat hidup masyarakat dan untuk menunjang perekonomian daerah, tentu tujuan lain yang juga harus didapat adalah profit atau keuntungan.
“Sehingga atas alasan tersebut kami perlu mengambil langkah cepat untuk membuka kembali usaha SPBU PT. Uncak Mandiri Kapuas ini, ”
Ditambahkan Bupati, saat ini untuk mendapatkan BBM di kota Putussibau dan sekitarnya sangat sulit, sehingga masyarakat harus membeli BBM dengan harga yang sangat tinggi.
“Rata – rata 13.000/liter untuk jenis pertalite dan juga solar, hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap perekonomian di kota Putussibau khususnya dan Kapuas Hulu pada umumnya, “kata Bupati.
“Harapannya dengan sudah dibukanya kembali SPBU PTm Uncak Mandiri Kapuas Hulu dapat mengatasi permasalahan tersebut, “sambung Bupati. (*)














