Tabung dan Oksigen, Obat, Harga Normal Tidak Langka

  • Whatsapp

PPKM Darurat Memasuki Hari ke 15

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort Tulungagung kembali melaksanakan pengecekan ketersediaan tabung oksigen ditengah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM) Darurat di wilayah jajaran hukum Tulungagung.

Bacaan Lainnya

“Jadi begini, jajaran Pidana khusus Satreskrim Polres Tulungagung melakukan giat pengecekan dan pemantauan ketersedian tabung oksigen dan obat di beberapa Apotek,” kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Christian Kosasih melalui Kepala Unit Pidana khusus AKP Didik Riyanto kepada mattanews.co diruang kerjanya, Sabtu (17/07/2021) Siang.

“Giat tersebut dilaksanakan pada Kamis dan Jum’at 15-16 Juli 2021 sekira pukul 09.00 WIB,” imbuhnya.

Iptu Didik menambahkan jajaran Pidsus Satreskrim Polres Tulungagung dalam kebijakan PPKM Darurat bersama stakeholder terkait melaksanakan pemantauan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

“Kita lakukan pengecekan terhadap beberapa distributor tabung dan oksigen seperti di PT. Merak Muda Gas salah satu penyalur dibeberapa tempat di Tulungagung,” ujarnya.

“Hingga kini, harga jual tabung oksigen tersebut masih tergolong dalam batas kewajaran dan ketersediaan stok masih mencukupi sehingga tidak ada kelangkaan,” sambung yang Polisi pernah berdinas di Brimob ini sembari tersenyum.

Selain itu, lebih lanjut tutur Dia menjelaskan dalam pemantauan harga obat yang diyakini dapat menyembuhkan Covid-19 di pasaran masih dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi di wilayah hukum Tulungagung.

“Sudah, sudah kita cek dibeberapa distributor toko obat dan Apotek diantaranya Bakti, Santoso, Sariasih, B25, dan lainnya masih dijual dengan harga normal,” terang Iptu Didik.

Iptu Didik mengakui dalam melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemantauan ketersedian stok tabung dan oksigen guna mendukung penerapan kebijakan PPKM Darurat mengalami beberapa hal hambatan dilapangan.

“Hambatan tersebut diantaranya alat transportasi yang digunakan dalam mendistribusikan tabung oksigen yang disediakan distributor sangat terbatas,” ungkapnya.

“Kita sarankan kepada toko maupun instansi terkait dapat menyediakan transportasi sendiri guna pengambilan tabung dan oksigen,” sambungnya.

Dengan demikian, lebih dalam papar Dia melanjutkan agar sirkulasi pendistribusian tabung dan oksigen tetap berjalan normal ditengah banyaknya permintaan dari pasien terkonfirmasi Covid-19.

“Angka lonjakan kasus Covid-19 semakin meningkat ini agar tetap berjalan secara maksimal maka pihak terkait harus mempersiapkan armada sendiri selain dibantu dari pihak aparat untuk ketersediaan stok tabung dan oksigen tersebut,” Iptu Didik memaparkan.

Polres Tulungagung mendukung penuh Pemerintah kabupaten Tulungagung dalam penerapan kebijakan PPKM Darurat sekaligus melakukan percepatan dan penanganan virus Covid-19.

“Kepada masyarakat, dihimbau jika memang dilapangan ada distributor tabung dan oksigen dan toko obat, Apotek yang menjual diatas HET segera melaporkan ke Polres Tulungagung,”

“Tetap patuhi aturan PPKM Darurat dan disiplin protokoler kesehatan dan 5 M, semoga wabah pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga kita dapat menjalankan aktivitas seperti sedia kala dan roda perekonomian kembali normal,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait