MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, mengajak seluruh wali nagari, jorong, dan Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) se-Kabupaten Tanah Datar untuk bersiaga dan berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba yang kian mengkhawatirkan.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolres saat menggelar pertemuan bersama wali nagari, jorong, dan FKPM di Masjid Mustaqim, Rabu (10/6/2026). Kegiatan itu dihadiri sekitar 200 peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Tanah Datar.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya angka kasus narkoba di Tanah Datar. Menurutnya, setiap tahun ratusan warga harus berhadapan dengan hukum, dan sebagian besar kasus yang ditangani berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.
“Sudah satu tahun kami bertugas di Tanah Datar. Sangat miris melihat banyaknya warga yang tersangkut kasus hukum, dan yang paling dominan adalah kasus narkoba. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari jorong, wali nagari, hingga FKPM, untuk bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran narkoba agar tidak merusak generasi masa depan,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh lapisan masyarakat. Peran wali nagari, jorong, dan FKPM dinilai sangat penting dalam mengawasi lingkungan serta menutup ruang gerak para pelaku peredaran narkoba.
“Sebagai penegak hukum di wilayah Tanah Datar, kami berharap wali nagari, jorong, dan FKPM dapat mengambil peran aktif dalam menjaga masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas maupun penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tanah Datar, Muklis, mengapresiasi langkah Polres Tanah Datar yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar sangat mengapresiasi keseriusan Polres Tanah Datar dalam memerangi narkoba. Pelibatan jorong, wali nagari, dan FKPM merupakan langkah strategis untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di tengah masyarakat,” katanya.
Muklis berharap sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dapat semakin diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tanah Datar.














