Terdakwa Korupsi Vertical Driyer Kabupaten OKUS Divonis PN Palembang

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Terbukti melakukan tindak pidana Korupsi pada Pengelolaan Bantuan alat pengering padi dan jagung (Vertical Driyer) pada Dinas Pertanian OKU Selatan Tahun Anggaran 2018 yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1,7 miliar, yang menjerat dua terdakwa yaitu Ir Asep Sudarno dan Firmansyah, kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, dengan agenda putusan, Rabu (11/1) 2023).

Sidang diketuai oleh Majelis Hakim Sahlan Effendi SH MH dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari OKU Selatan serta dihadiri tim penasehat hukum kedua Terdakwa.

Dalam Amar putusannya majelis hakim Menyatakan bahwa perbuatan bahwa perbuatan kedua terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi, sebagaimana diatur dan diancam pidana Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Sebagaimana Telah Diubah Dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Ir Asep Sudarno dengan pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan dan denda Rp 250 juta Subsider 4 bulan Sedangkan untuk terdakwa Firmansyah dijatuhkan hukuman dengan pidana penjara Selama 2 tahun 6 bulan serta denda Rp 250 juta Subsider 6 bulan,” tegas hakim dalam amar putusannya.

Usai mendengarkan putusan dari Majelis Hakim kedua terdakwa maupun JPU menyatakan pikir terhadap putusan tersebut

Dalam sidang sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari OKU Selatan menuntut terdakwa Ir Asep Sudarno dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 500 juta subsider 6 bulan sedangkan terdakwa Firmansyah dituntut dengan pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Selain dihukum pidana terdakwa Asep Sudarno wajib untuk mengembalikan uang pengganti (UP) sebagai kerugian negara sebesar Rp 190 juta dan apabila terdakwa tidak mengembalikan uang pengganti maka harta benda terdakwa akan disita, dan untuk terdakwa Firman telah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 155 juta.

Print Friendly, PDF & Email

Bacaan Lainnya
Bagikan :

Pos terkait