MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dari Inspektorat Kodam (Itdam) XII/Tanjungpura melakukan kunjungan kerja ke Makodim 1206/Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (7/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah jajaran Kodim 1206/Putussibau.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Wasev menerima paparan dari Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.I.Pem., M.I.P., M.Han. terkait perkembangan pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Dandim menjelaskan, pengawasan dan evaluasi penting dilakukan untuk memastikan program yang tengah berjalan di desa-desa tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memiliki kesiapan sarana dan prasarana serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini harus benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan dan evaluasi menjadi penting untuk melihat sejauh mana kesiapan serta perkembangan koperasi di lapangan,” ujar Andreas.
Usai menerima paparan, Tim Wasev bersama jajaran Kodim 1206/Putussibau melaksanakan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di sejumlah wilayah jajaran.
Pengecekan meliputi kondisi bangunan, kesiapan sarana dan prasarana, kelengkapan fasilitas serta berbagai aspek pendukung lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan program koperasi.
Menurut Andreas, hasil pengecekan lapangan tersebut menjadi bagian penting dalam melakukan evaluasi terhadap berbagai perkembangan maupun kendala yang masih ditemukan di wilayah.
“Kita melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga apa yang menjadi kekurangan maupun kendala dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi bersama. Harapannya, pelaksanaan program ini dapat berjalan sesuai tujuan dan ketentuan yang telah ditetapkan,” katanya.
Ia menegaskan, Kodim 1206/Putussibau akan terus mendukung pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui koordinasi dan pendampingan bersama pihak terkait di wilayah.
Andreas berharap keberadaan koperasi tidak berhenti pada pembangunan fisik maupun pembentukan kelembagaan, tetapi dapat berkembang menjadi wadah ekonomi yang mampu mendorong aktivitas usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kita berharap koperasi ini tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi benar-benar hidup, berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat di desa,” tegasnya. (*)














