Reporter : Nazili
Tanjung Pinang, Mattanews.co – Para prajurit Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV dan Ibu-ibu Jalasenastri mengikuti acara Sosialisasi Bahaya Dan Pencegahan Radikalisme.
Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Selasa (12/11/2019).
Acara yang digelar selama satu hari ini betujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya radikalisme. Serta memberikan petunjuk dan arahan bagaimana mengambil sikap dan langkah-langkah tindakan preventif .
Danlanamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan, kegiatan ini guna mencegah bahaya paham radikalisme. Ini juga sebagai wujud tanggungjawab pembinaan terhadap seluruh Prajurit dan Jalasenastri di jajaran Lantamal IV Tanjungpinang.
Perkembangan teknologi dan informasi sekarang jugs, berdampak pada perubahan perilaku di masyarakat. Terlebih melalui media sosial yang semakin berkembang cenderung membawa perubahan pola perilaku etika dan norma.
“Salah satu yang sangat ekstrem dan berbahaya adalah masuknya paham radikalisme global”, ujarnya, saat ditulis Rabu (13/11/2019).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, para Prajurit dan Jalasenastri di jajaran Lantamal IV, dituntut untuk dapat menyikapi secara bijak perkembangan situasi di lingkungan tempat tinggal.
Yaitu dengan cara selektif dalam penggunaan media sosial dan menghindari komentar-komentar negatif terhadap kebijakan negara dan pimpinan TNI.
“Hindari penyebaran berita hoaks dan menyesatkan yang dapat menyebabkan tereduksinya nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal. Sehingga dapat mengancam persatuan dan kesatuan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, paham radikalisme merupakan ancaman serius bagi semua warga Indonesia.
Dia menghimbau kepada semua yang hadir memahami materi disampaikan oleh tim sosialisasi dari Polda Kepri, sehingga dapat terlepas dari bahaya paham radikalisme.
Editor : Nefri














