Tranformasi Media Kontra Oligarki ke Propaganda Politik Melalui Kerja Influencer

Penulis : Mirnawati

Mahasiswi Magister Ilmu Politik dan Pemerintahan
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Media telah dijadikan alat oleh para pemilik kepentingan untuk mewujudkan tujuan-tujuan yang telah direncanakan. Seperti yang dikatakan oleh Ross Tapsell (2019) dalam bukunya yang berjudul Kuasa Media di Indonesia (Kaum Ologarki, Warga dan Revolusi Digital) mengatakan bahwa pemerintah berupaya untuk melakukan kontrol terhadap media melalui regulasi yang diterbitkan, padahal pada dasarya kepentingan penguasa nampak jelas ditujukan oleh pemilik media.

Selain melahirkan kekuasaan para pemilik media (konglomerasi), para pemodal media ini juga sudah menguasai infrastruktur dan resource yang tidak hanya pada satu media, tapi juga bertambah seperti, surat kabar, media online, dan radio.

Akibat dari konglemerasi media yang dimiliki oleh para oligarki, munculnya media alternatif untuk melawannya. Media alternatif yang di maksud adalah media yang tanpa intensi untuk menjadi komersil.

Bagikan :

Pos terkait