Truk Tronton Lewat, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan di Kabupaten Blitar

  • Whatsapp
Truk fuso yang melintas di jalan dua kecamatan di Kabupaten Blitar Jatim merusak ruas jalan (Robby / Mattanews.co)
Truk fuso yang melintas di jalan dua kecamatan di Kabupaten Blitar Jatim merusak ruas jalan (Robby / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, BLITAR – Truk fuso bertonase besar kerap melintas di Jalan Semeru, yang menghubungkan Kecamatan Wlingi dan Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar Jawa Timur (Jatim).

Truk jenis fuso ini sesuai ketentuan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar, tidak boleh melintasi Jalan Semeru Kecamatan Wlingi.

Bacaan Lainnya

“Akibat truk fuso yang berlalu lalang siang dan malam, membahayakan pengguna jalan lainnya,” ungkap warga sekitar, Damar, Kamis (4/3/2021).

Damar mengatakan, kendaraan besar ini tidak hanya melintas pada siang hari, namun juga malam hari.

Bahkan kendaraan roda dua, harus turun bahu jalan saat berpapasan dengan truk fuso ini. Dalam sehari, lebih dari 10 truk fuso yang mengambil pasir di wilayah Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

“Banyak kendaraan roda dua yang jatuh, akibat jalan rusak yang berlubang, karena sering dilintasi kendaraan yang melebihi tonase,” katanya.

Truk fuso tersebut, diduga membawa hasil bumi bermuatan pasir, sehingga membuat lalu lintas tersendat. Truk yang besar dan panjang, sering memakan bahu jalan dan tidak dapat didahului oleh kendaraan yang lainnya.

Ketua Komite Rakyat Pemberantas Korupsi (KRPK) Triyanto meminta ketegasan pada Dishubdan Satpol-PP Kabupaten Blitar, untuk bertindak tegas. Apalagi truk ini berlalu lalang memuat pasir.

“Kalau truk ini bermuatan pasir ilegal, maka dibutuhkan ketegasan kepolisian untuk menilang,” kata Triyanto.

Triyanto juga meminta ketegasan Bupati-Wakil Bupati (Wabup) Blitar, untuk mengelola konflik pertambangan pasir dapat diuji saat mengatasi persoalan ini.

“Saat ini waktu yang tepat bagi Mak Rini dan Mak De Rahmad membuktikan janji poilitiknya dulu, bahwa kalau terpilih bakal mengelola tambang secara baik, berkeadilan dan bermartabat,” katanya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait