Tujuh Terdakwa Dugaan Korupsi Lapangan Bola Mini Dituntut 7 Tahun

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Tujuh terdakwa kasus dugaan korupsi lapangan bola mini di Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten OKU Selatan, Akmal Jainali, Zainal Muhtadin, Muhamad Sukri, Syamsul Bahri, Firman, Carles Martabaya dan Ansori dituntut 7 tahun penjara, saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (11/5/2022).

Dihadapan majelis hakim Efrata Happy Tarigan SH MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari OKU Selatan Wawan Kuniawan SH MH, membacakan tuntutan 7 terdakwa dalam sidang yang digelar secara virtual.

Bacaan Lainnya

Dalam tuntutan, JPU menjelaskan perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 dan UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan UU No 31 tahun 1999 Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP

“Menuntut kedua terdakwa, Akmal Jailani dan Zainal Muhtadin, dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 5 bulan,” terang JPU dalam persidangan.

Selain di pidana penjara, kedua terdakwa juga wajib membayar uang pengganti.

“Untuk terdakwa Akmal Jailani sebesar Rp 125 juta, sementara untuk terdakwa Zainal Muhtadin sebesar Rp 400 juta, dengan ketentuan apabila kedua terdakwa tidak sangup membayar uang pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan,” jelasnya.

Sementara untuk kelima terdakwa lainnya, Muhamad Sukri, Syamsul Bahri, Firman, Carles Martabaya dan Ansori, JPU menjelaskan, perbuatan kelima terdakwa sebagaiman diatur dalam pasal 3 ayat (1).

“Menuntut dengan kelima terdakwa, dengan masing-masing pidana penjara selama 3 tahun dan denda Rp 200 juta, subsider 4 bulan. Selain itu, kelima terdakwa dibebankan uang pengganti sebesar Rp 5 juta dan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 1 Tahun 6 bulan,” beber JPU saat di persidangan.

Bagikan :

Pos terkait