MATTANEWS.CO, TANAH DATAR – Sudah memasuki hitungan Bulan, Tumbangnya Pohon Beringin di Lokasi Cagar Budaya, tepatnya dipemakaman Raja Nagari Pagaruyung, Sampai sekarang belum di benahi, terkesan Pemerintah Daera tutup mata untuk membersihkan.
Pohon Beringin yang sudah berusia Ratusan Tahun, tumbang akibat angin kencang berkisar sudah lebih dari sebulan yang lalu, namun sampai sekarang belum ada tanda- tanda untuk di benahi atau di bersihkan, terkesan Pemerintah Daerah, melalui Dinas terkait seolah – olah tutup mata.
Hal ini, langsung di ungkapkan oleh Tokoh Masyrakat Pagaruyung, Syafnir, Paduko Siramo, sudah lebih dari sebulan, pohon beringin tumbang akibat angin kencang roboh, namun sampai sekarang belum juga di benahi secara utuh.
” Syafnir, banyaknya anak – anak bermain di lokasi itu, kami takut nantinya, akan membahayakan dan menimbulkan masalah lain” ungkapnya.
Sebagai masyarakat Nagari kami sudah kordinasi dengan Wali Nagari, juga ke dinas terkait bahkan sudah kami surati, sampai sekarang belum ada Tanggapan yang pasti” kata Syafnir, Senin(9/10/2023).
Syafnir, Kami berharap kepada pemerintah Daerah, untuk bisa mengatasi ini, jangan sampai timbulnya korban, baru ada tanggapan” harapnya.
Menyangkut dengan lokasi Cagar budaya, Awak Mattanews.co, Datangi Dinas Pendidikan dan Kebudayan, melalui Kabid, Kebudayaan Ariswandi, memang itu menjadi kebijakan kami, tapi kami menanti, kesepakatan Pihak BPCB dan Kepala Daerah, agar apa yang kami laksanakan nantinya, bisa berjalan dengan lancar.
Ariswandi, kita akan kordinasikan lagi dengan pimpinan, dengan keterbatasan anggaran dan kekurangan alat untuk itu, kami juga akan kornasikan juga pada, dinal LH” ungkapnya.
Sementara itu, pihak BPK atau BPCB, melalui Ktu, Fauzan, walaupun itu, menyangkut dengan Cagar Budaya, tapi aset itu, masih wewenang Kabupaten, tidak ada wewenang kami dari BPK, namun kami hanya sifatnya membantu, dan hal ini, sudah kami lakukan di pertama kejadian.
“Juga Fauzan, pihak kami tidak mempunyai alat untuk, perbaiki itu, juga kami akan kordinasi juga ke pemerintah Daerah nantinya” pungkasnya.














