Sudah Minta Restu Giri Ramanda dan Siap Patuhi Keputusan Partai
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Isu semakin menguat nama Kader PDIP Charma Afriyanto yang berpeluang besar maju dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwako) kota Palembang periode 2024 – 2029 mendatang.
Dunia perpolitikan Kota Palembang kini makin panas, usai muncul mengejutkan Paslon Fitrianti Agustinda berpasangan dengan Nandriani, kini kembali sosok Charma Afriyanto menjadi perbincangan hangat saat ini, setelah hebohnya kabar bahwa Ratu Dewa berkemungkinan gagal maju dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Palembang akibat masih kurangnya kursi partai.
Diketahui dua Partai yang kini menjadi rebutan di perpolitikan Pilwako Palembang yaitu dua partai berlambang pohon beringin (Golkar) dan PDIP.
Dari kabar yang tersebar diberbagai media, pasangan Charma Afriyanto kader PDIP dan Muhammad Hidayat Ketua DPD Golkar Palembang hadir sebagai poros ke 3 yang cukup berpotensial dalam kontestasi Pilkada Palembang.
Lalu siapakah sosok Charma Afriyanto sebenarnya hingga mampu menggeser popularitas pasangan Ratu Dewa dan Prima Salam yang didukung oleh Partai Gerindra hingga menjadi ancaman atau pencegal mereka maju dalam Pilwako Palembang nanti?
Dari data yang redaksi dapatkan, sosok Charma Afrianto lahir di Palembang pada tanggal 05 April tahun 1975. Charma Afriyanto sendiri juga dikenal sebagai pribadi yang sangat kontroversial terutama tindak tanduknya dalam memperjuangkan hak – hak masyarakat di kota Palembang yang terkadang harus bersebrangan dengan pihak pemerintahan.
Dikenal sebagai pribadi yang visioner, Charma Afriyanto berupaya memperjuangkan kehidupan yang lebih layak seperti Revitalisasi pedagang pasar 16 Ilir yang justru merugikan para pedagang, serta memperjuangkan aturan terkait jam operasional terkait kendaraan bermuatan besar
Selain itu, Charma Afriyanto bisa dikatakan telah menunjukkan keberhasilannya, terkait pasar 16 Ilir dan para pedagangnha yang akhirnya mendapatkan hak – haknya, serta lahirnya aturan terkait jam operasional kendaraan bertonase besar.
Dengan tindak tanduknya selama ini wajar jika banyak pihak yang mengatakan Charma Afriyanto merupakan gambaran karakter nyata dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berani menentang kebijakan – kebijakan pemerintah tak pro rakyat.
Memiliki elektabilitas tinggi menjelang Pilkada Palembang tak membuat kepribadian Charma Afriyanto menjadi Jumawa (Tinggi Hati). Justru dirinya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat.
“Jujur merasa cukup terkejut dengan naiknya popularitas dan elektabilitas menjelang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang periode 2024 – 2029, dan bersanding dengan nama besar lainnya,” kata Charma Afriyanto, Sabtu (03/08/2024) pagi.
Menurut Charma, pastinya dengan keadaan sekarang sudah seharusnya ia mengucapkan ribuan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kota Palembang yang mendorongnya maju dalam kontestasi Pilkada ini.
Dalam kesempatan ini Charma Afriyanto juga menjelaskan bahwa apa yang dilakukannya saat ini merupakan panggilan hati nurani dan amanah partai. “Apa yang kami lakukan dalam memperjuangkan hak – hal masyarakat, selain dari dalam pribadi yang telah jenuh melihat penindasan terhadap rakyat terutama soal kebijakan yang tak pro rakyat ini juga merupakan amanah dari partai (PDIP) yang wajib kami jalankan,” tegas dia.
Charma Afriyanto juga menegaskan maksud dan tujuan maju dalam Pilkada Palembang merupakan bentuk perjuangan demi membawa perubahan yang jauh lebih baik lagi.
“Alasan kami maju dalam Pilkada Palembang merupakan tindak lanjut komitmen dalam memperjuangkan hak – hak masyarakat ke tingkat yang lebih jauh lagi,” tuturnya.
Dikenal sebagai aktivis sekaligus Ketua Umum Gerakan Cinta Rakyat (Gencar), Charma menambahkan jika nanti memang maju dan berpasangan dengan M.Hidayat (Golkar) merupakan Qodratullah (Takdir Allah).
“Jika nantinya kami bersama, saya dan M. Hidayat (Golkar) berpasangan dalam Pilwako Palembang pastinya ada merupakan takdir Allah (Qodratullah),” ucap Charma Afriyanto.
Terakhir Charma Afriyanto mengatakan tugas dirinya saat ini adalah menjalin komunikasi secara intensif lagi dengan ketua DPD Golkar M. Hidayat.
“Ada beberapa hal yang harus kami persiapkan lebih matang menjelang Pilwako Palembang sembari menunggu keputusan dari DPP PDIP, pertama memperbanyak intensitas komunikasi bersama Golkar, memperkuat infrastruktur barisan pendukung yang terbangun kurang lebih hampir 3 tahun belakangan untuk menghadapi Pilkada Palembang periode 2024 – 2029,” pungkasnya.(*)















