MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG — UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat internasional. Perguruan tinggi negeri di Kabupaten Tulungagung Provinsi Jawa Timur itu berhasil meraih peringkat Silver dalam Sustainability Tracking, Assessment & Rating System (STARS) dari Association for the Advancement of Sustainability in Higher Education (AASHE).
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Pemkab menilai penghargaan STARS Silver menjadi bukti bahwa komitmen terhadap keberlanjutan mulai menjadi bagian penting dalam pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi.
Menurut Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., bahwasanya STARS merupakan kerangka pelaporan mandiri yang transparan bagi perguruan tinggi untuk mengukur dan melaporkan kinerja keberlanjutan secara komprehensif.
Melalui sistem tersebut, berbagai aspek keberlanjutan perguruan tinggi dinilai, sehingga capaian yang diperoleh tidak sekadar menjadi simbol penghargaan, tetapi juga mencerminkan proses dan komitmen institusi dalam membangun tata kelola yang berorientasi pada keberlanjutan.
Lebih lanjut Ahmad Baharudin menjelaskan capaian UIN SATU tersebut menjadi semakin penting karena diraih di tengah banyaknya institusi perguruan tinggi yang terdaftar dalam sistem STARS.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengucapkan selamat dan sukses kepada UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung atas capaian peringkat Silver dari STARS (Sustainability Tracking, Assessment & Rating System),” ucapnya.
Berdasarkan informasi tersebut, UIN SATU Tulungagung tercatat memperoleh skor 52,88 dengan status rating Silver. Sertifikat STARS tersebut berlaku hingga 1 Oktober 2029.
Pemkab Tulungagung juga menyebut capaian itu sebagai sebuah prestasi yang patut diapresiasi karena UIN SATU menjadi institusi perguruan tinggi dari Indonesia yang memperoleh rating STARS pada periode tersebut.
Lebih jauh, kata Ahmad Baharudin, capaian ini diharapkan tidak berhenti sebagai prestasi kelembagaan. Pemkab mendorong agar semangat keberlanjutan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat Tulungagung.
“Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat Tulungagung untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mewujudkan daerah yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Pemkab Tulungagung menegaskan kesiapan untuk membangun sinergi dengan UIN SATU dalam memperkuat agenda pembangunan berkelanjutan di daerah.
Sinergi tersebut diarahkan untuk mendorong terwujudnya Tulungagung yang hijau, inklusif, dan maju, dengan melibatkan perguruan tinggi sebagai salah satu kekuatan penting dalam menghasilkan gagasan, inovasi, edukasi, serta praktik pembangunan yang berkelanjutan.
Capaian STARS Silver UIN SATU Tulungagung pun menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah daerah.
Sebab, keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga menyangkut bagaimana institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat membangun ekosistem yang mampu menjawab tantangan masa depan.
Dengan diraihnya rating Silver STARS tersebut, UIN SATU Tulungagung menunjukkan bahwa agenda keberlanjutan semakin mendapat tempat dalam pengembangan perguruan tinggi.
Bagi Kabupaten Tulungagung, prestasi itu sekaligus menjadi modal positif untuk memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang terbuka terhadap inovasi, pendidikan, kolaborasi, dan pembangunan berkelanjutan.
Kini, tantangannya bukan sekadar mempertahankan capaian Silver, tetapi bagaimana prestasi tersebut diterjemahkan menjadi langkah nyata dan berkelanjutan yang memberi manfaat lebih luas bagi kampus, masyarakat, lingkungan, dan Kabupaten Tulungagung secara keseluruhan.














