Reporter : Hanny
PALEMBANG, Mattanews.co – Perekonomian masyarakat Indonesia khususnya Kota Palembang saat ini menurun karena dampak merebaknya Virus Corona Virus (Covid-19).
Apalagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang seharusnya menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, menjadi sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Wawan, pedagang bakso di kawasan Simpang Polda Palembang.
Wawan mengeluhkan dampak Corona Covid-19 yang sedang merebak, setiap sektor kena imbasnya tak terkecuali pelaku UMKM.
“Penjualan sudah menurun hampir 80 persen. Kami terpaksa mengurangi pegawai sebanyak 10 orang dari 19 orang yang ada. Jika keadaan sudah normal kembali tidak menutup kemungkinan akan kami rekrut kembali,” ungkapnya, Senin (6/4/2020).
Dia mengatakan, dampak Covid-19 jelas terlihat dari omzet yang anjlok. Dan berimbas pula kepada pegawai-pegawai yang dikurangi.
Dia berharap kepada pemerintah, agar bisa memberikan kebijakan langsung yang akan berdampak positif kepada UMKM.
“Bagaimana pun kita tetap berusaha agar dapat pemasukan walaupun sedikit. Kita juga memohon kepada Pemerintah agar kiranya ada bantuan subsidi atau kompensasi supaya penjualan tetap berjalan dan penangguhan pajak untuk sementara sampai Pandemik Corona ini berlalu,” katanya.
Menurutnya, sampai saat ini pun bantuan untuk antisipasi penanggulangan dari Pemerintah seperti cairan disinfektan dan hand sanitizer belum ada.
Namun, dia pun tetap menyiapkan semuanya sendiri untuk antisipasi merebaknya Covid-19 ini.
“Kami tetap mentaati peraturan Pemerintah untuk antisipasi penyebaran Covid 19 ini, baik untuk pegawai maupun pengunjung,” katanya.
Editor : Nefri














