MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Universitas Terbuka Palembang melaksanakan wisuda di hotel Santika Premiere Palembang. Kegiatan ini di ikuti oleh Ratusan wisudawan/i secara langsung dan lainnya secara daring.
Wisuda sebanyak 1800 Mahasiswa, dengan 776 ikut wisuda secara langsung. Ada sebagian yang ikut wisuda di Jakarta ada juga yang tidak ikut wisuda,” kata Direktur UT Palembang Dr Muhammad Tahir Abunain MM usai kegiatan Wisuda di Hotel Santika Premiere Palembang Rabu (9/10/2024).
Ada juga alumni tertua dengan umur 55 tahun dari PGSD guru. Kedepannya UT akan menambahkan jurusan baru seperti D3 kesehatan, S1 Penjaskes, serta akan ada beberapa Prodi lagi yang akan ditambah oleh UT.
“Semoga kedepannya UT menjadi salah satu Universitas yang di pilih oleh masyarakat. Melalui beberapa pilihan prodi yang dinginkan oleh masyarakat,” harap dia.
Untuk daya tampung sendiri UT menerima sebanyak- banyaknya. Tanpa takut akan daya tampung sebab perkuliahan di UT tidak sepenuhnya memakai fasilitas gedung. Dimanapun berapapun jumlahnya UT siap menerima mau di pinggiran Desa di Kabupaten sebab sistem UT bisa Daring.
“Tujuan dari UT sendiri adalah menampung sebanyak -banyaknya masyarakat yang berpendidikan minimal SLTA untuk dapat meraih gelar Sarjana. Untuk kelas Pascasarjana UT juga menyediakan tapi yang ikut wisuda untuk yang pasca sarjana hanya lima orang,” ulasnya.
UT Palembang juga membangun kerjasama dengan berbagai Universitas di Palembang Baik itu Universitas negeri maupun swasta. Seperti kerjasama dengan Universitas Sriwijaya, Universitas Sjakhyakirti, Universitas PGRI, Universitas Bina Darma,Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Pemerintahan Annisa Dwi Salfarizi(STIA dan PADS).
“Kedepannya kita akan membangun kerjasama dengan semua Universitas dan sekolah tinggi di Palembang,” kata dia.
Sementara itu, Dekan FHISIP Universitas Terbuka Palembang Dr. Meita Istianda SIP MSi mengatakan, UT sangat terbuka bagi semua pihak tak terkecuali kaum disabilitas. Ini merupakan ke empat kalinya UT meluluskan mahasiswa disabilitas. Semenjak dirinya bergabung dengan UT Palembang banyak mahasiswa disabilitas yang telah lulus di UT Palembang. Baik yang tuna rungu, Tuna Netra dan lainnya.
” Ini membuktikan bahwa UT Palembang sangat komitmen membuka kesempatan bagi siapa saja agar bisa meraih gelar Sarjana. Untuk penyandang disabilitas saya rasa UT bisa menjadi pilihan yang utama. Dari fleksibilitasnya, mereka dapat kuliah tampah harus hadir di kampus atau meninggalkan rumah. Bahkan untuk ujian pun sekarang ada online proktoring sehingga mereka dapat ujian dari rumah. Selama perangkatnya itu memungkinkan serta mereka memiliki alasan untuk melaksanakan ujian proktoring” ungkapnya.















