[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Seiring dengan penerapan 3T, vaksinasi Covid-19 juga digalakkan pada beberapa kelompok prioritas. demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
Karena, vaksinasi Covid-19 ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih ada kemungkinan tertular dan menularkan virus Covid-19 jika terbatas pada protokol kesehatan dalam sehari-hari. Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 24.406 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.453 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 103 positif dan 22.350 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 27.237 orang dites, dengan hasil 12 positif dan 27.225 negatif.
Lebih lanjut, Dwi juga menambahkan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
“Target ini telah berakhir di Jakarta selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 133,222 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 624.638 per sejuta penduduk,” terangnya, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Rabu (20/10/2021).
Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 39 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 1.259 orang yang masih dirawat atau isolasi . Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 860.461 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 845.650 dengan tingkat kematian 98,3%, dan total 13,552 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.
Untuk persentase positif atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 0,6%, sedangkan persentase kasus positif sebesar 12,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara itu, untuk proses vaksinasi juga masih berlangsung. Namun, data vaksinasi hari ini tertunda karena sedang ada proses perbaikan data pada sistem Kementerian Kesehatan.














