Usai Geruduk Dinas PSDA Sumsel Tim Pidsus Kejari Pagar Alam juga Geruduk CV Sumber Wahana

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Pagar Alam, melakukan penggeledahan Kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel Terkait penyidikan dugaan kasus korupsi pembangunan pengendalian banjir di Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagar Alam Tahun Anggaran 2021 dengan nilai kontrak lebih kurang Rp 1,4 milyar lebih, Selasa (6/12/2022).

Setelah melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumsel, Tim Pidsus Kejari Pagar Alam bergegas melakukan penggeledahan terhadap CV Sumber Wahana selaku pelaksana kegiatan (Kontraktor) pekerjaan pembangunan pengendalian banjir yang berada di Wilayah Jalan Dwi Kora I Kecamatan ilir Timur (IT) I Kota Palembang dan memeriksa Andrian selaku Direktur CV Sumber Wahana yang merupakan pelaksana kegiatan pembangunan pengendalian banjir di Kota Pagar Alam.

Dari penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Pidsus Kejari Pagar Alam terhadap kantor CV Sumber Wahana tersebut Tim Jaksa berhasil mengamankan beberapa bundel berkas.

Saat diwawancarai Tim Pidsus Kejari Pagar Alam melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Pagaralam yaitu Lutfi Fresly SH MH mengatakan, kedatangan Tim Pidsus Kejari Pagar Alam kekantor CV Sumber Wahana untuk melakukan pendalaman penyelidikan terhadap pekerjaan pengendalian banjir di Kota Pagar Alam yang dikerjakan oleh CV Sumber Wahana dari pemeriksaan kita berhasil mengamankan dan menyita beberapa dokumen kontrak dan juga dokumen diluar kontrak yang berkaitan dengan pekerjaan pengendalian banjir.

“Kasus ini sendiri bermula dari laporan dari masyarakat terhadap proyek pengendalian banjir, setelah kami lakukan pemantauan dan terdapat kerusakan pada pekerjaan tersebut dan langsung kami tindak lanjuti untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan untuk dugaan sementara pekerjaan pengendalian banjir ini mengurangi volume untuk menyatakan adanya temuan kerugian negara tersebut dari Tim audit Keuangan seperti BPKP, BPK dan Angkuntan Publik,” ungkapnya.

Untuk penggeledahan yang kami lakukan di Kantor Dinas PSDA Sumsel ada dokumen yang rata-rata tidak ada dan pihak PSDA menyatakan Dokumen tersebut hilang tercecer dan kami bikin Surat pernyataan dari pihak PSDA karena saat dilakukan pengeledahan tidak ditemukan data tersebut.

“Kami tidak bisa menyatakan apakah ini hilang atau dihilangkan kami tidak tahu karena saat dilakukan penggeledahan barang itu tidak ada, tapi ada beberapa item dokumen yang kami temukan dan kami lakukan penyitaan,” ungkapnya.

Proyek pembangunan pengendalian banjir di Kota Pagar Alam menelan anggaran sebesar Rp 1,4 milyar lebih dan dikerjakan pada tahun 2021

Bacaan Lainnya
Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait